TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sedang mencari jalan keluar terhadap nasib pegawai honorer. Sebab, daerah tidak mampu lagi menggaji honorer yang mencapai ribuan orang tersebut.

"Kita sedang mencari formulasi untuk pegawai kontrak ini, karena tidak ada dana untuk bayar gajinya," ujar Sekretaris Daerah Kuansing, Drs. H. Muharman, MPd kepada GoRiau.com, Jumat (16/9/2016) di Telukkuantan.

Menurut Muharman, bisa saja seluruh pegawai kontrak 'dirumahkan' semuanya. Setelah itu, baru dilakukan perekrutan ulang secara profesional. "Tentunya melalui sejumlah tes."

"Atau gajinya kita kurangi sesuai ketersediaan dana. Angkanya belum ada ketetapan, sebab ini baru wacana. Kita sedang cari formulasinya yang tepat," jelas Muharman.

Lebih lanjut, Muharman menyatakan pegawai kontrak di Pemkab Kuansing sudah menjadi temuan Inspektorat Provinsi Riau.

"Penyebabnya, mereka tidak direkrut secara profesional berdasarkan kompetensi masing-masing honor kontrak yang ada," pungkas Muharman.***