
JAKARTA- Ulang tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tahun ini benar-benar beda dengan sebelumnya. Guna memeriahkan acara tersebut partai berlambang banteng tersebut melakukan audisi band dari tingkat DPC di seluruh Indonesia.
Salah satu band asal Riau yang berhasil masuk dan ikut berkompetisi secara nasional adala band yang menamakan dirinya Nao Nacal. Group band ini merupakan hasil dari audisi yang dilaksanakan di DPC PDIP Kabupaten Kampar Riau.
Puncak acara Hut PDIP ke 43 ini berlangsung di Foundry 8 SCBD Sudirman Jakarta, dengan nama acara 'Banteng Music Festival 2016'.
Nao Nacal lolos audisi dalam festival musik nasional 'Banteng Musik Festival 2016'. Adapaun audisi ini sudah dimulai sejak tanggal 21-31 Maret 2016 di seluruh DPC PDI Perjuangan Kabupaten/Kota atau radio lokal yang ditunjuk oleh Panitia Daerah.
Sektaris DPC PDI Perjuangan, Triska Felly sekaligus ketua fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kampar menjelaskan, dirinya sangat bangga dan merasa bahagia, karena daerah Kampar bisa mengirimkan wakilnya ke kancah nasional.
Dirinya juga berharap, Band Nao Nacal bisa membawa nama Riau di tingkat nasional bukan hanya di acara Hut PDIP saja. "Saya sangat bangga sekali dengan lolosnya Nao Nacal ditingkat nasional ini. Ini membuktikan bahwa anak muda kita sangat berbakat," ucap Triska Felly yang turut mendampingi Nao Nacal di Foundry 8, Kawasan SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (1/06/2016).
Dia juga berharap, kedepannya para generasi muda Riau bisa termotivasi untuk berkarya ditingkat nasional dan bisa memberikan perubahan kearah yang positif.
"Harapan kami nanti nya pemuda kita memberikan prestasi untuk Riau, terutama Kampar karena Nao Nacal band yang berasal dari Kampar," ujarnya.
Meski berhadapan dengan 25 grup band yang berasal dari seluruh Indonesia, politisi PDIP itu optimis jika nantinya Nao Nacal bisa meraih juara. "Persaingan memang ketat, tapi saya optimis Nao Nacal akan menjadi juara, setidaknya peringkat tujuh besar," bebernya.
Band Nao Nacal ini berisikan para pelajar SMA yang beranggotakan Yunan vokalis asal Desa Rantau Berangin, Peldi gitaris asal Desa Koto Masjid, Daus keyboard asal Desa Pulau Belimbing, Jamil Drummer asal Desa Kuok dan Wawan Basis asal Taluk Kuantan. ***