PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Masuknya musim kemarau saat ini mulai di rasakan dampaknya oleh warga Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Pasalnya sumur-sumur warga di desa tersebut mulai mengering, kondisi ini di rasa sangat menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan air.

"Warga mulai kesulitan air, sumur-sumurt warga di sini mengering sejak beberapa hari terakhir,"ungkap Kaharuddin (45) warga Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Jumat (21/2/2014).

Parahnya, sambung Kaharuddin, akibat mengeringnya sumber air yang berasal dari sumur, maka warga terpaksa harus rela menggunakan air tidak layak pakai (air parit) untuk memenuhi kebutuhan seperti mandi dan mencuci.

"Dampak dari musim kemarau ini berdampak langsung pada mengeringnya sumber air warga. Kami warga Desa Padang Luas dan sekitarnya di Kecamatan Langgam mulai kesulitan mendapatkan air bersih,"terangnya.

Dikatakan Kaharuddin, sumur galian warga dengan kedalaman sampai 100 meter lebih, saat ini juga sudah dalam kondisi kering.

"Bahkan sumur bor yang kedalamannya ratusan meter juga sudah tidak di temukan air, apalagi tidak datang hujan hampir sebulan ini,"bebernya.

Bahkan, sambung Kaharuddin, saat ini warga tidak bisa lagi memanfaatkan boncah (sumber mata air dekat hutan), karena sumber air natural itu sudahtidak berair lagi.

"Biasanya saat musim kemarau melanda ketika air bersih sulit di dapat, maka warga menggunakan boncah untuk mengambil air bersih. Namun sekarang sudah dangkal dan tidak ada air sedikitpun,"terangnya.

Kaharuddin mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih selain MCK, warga terpaksa membeli air galon.

"Terpaksa beli air galon, untuk konsumsi dan keperluan seperti mencuci pakaian dan memasak,"katanya.

Kaharuddin menambahkan, meskipun di desanya mendapatkan bantuan sumur bor dari Pemkab Pelalawan, namun sayangnya sumur yang berada di kantor desa, di bangun sejak tiga tahun silam itu belum berfungsi.

"Warga berharap sumur bantuan dapat segera di fungsikan,"harapnya.(rkn)