TELUKKUANTAN - ‎Kepemimpinan Mursini - Halim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau dinilai terlalu sibuk dengan hal-hal tak penting. Akibatnya, banyak persoalan yang sangat penting dan mendasar tak bisa terselesaikan.

Penilaian ini disampaikan Anggota DPRD Kuansing, Jefri Antoni, ST kepada GoRiau.com, Minggu (24/7/2016) siang, menanggapi berbagai polemik yang terjadi akhir-akhir ini.

"Mursini - Halim disibukkan dengan hal tak penting. RPJMD-nya mana?" ujar Jefri Antoni. Hal yang tak yang dimaksud Jefri adalah penarikan kendaraan operasional UPTD Pendidikan oleh Mursini - Halim.

"Itu salahsatu hal yang tak penting yang menyibukkan MH (Mursini - Halim). Padahal, banyak persoalan yang mendasar yang harus diselesaikan, seperti RSUD dan RPJMD," kata politisi Demokrat ini.

"Jangankan APBD Perubahan, RPJMD saja belum ada selesai. Harusnya ini yang dulu dikejar, sehingga mereka bisa merealisasikan janji-janji kampanyenya dulu," tambah Jefri.

Ia mengingatkan, agar MH menetalisir berbagai opini yang tidak jelas, yang berkembang pasca Pilkada. "Ini tidak, seolah-olah pemerintahan yang dulu buta dengan aturan."

"Ini juga menjadi tugas MH, supaya gonjang-ganjing yang saat ini terjadi berakhir. Sudahlah... Sudahlah.. Sudahi kebijakan yang membuat polemik. Jangan buat masyarakat tambah bingung," tutur Jefri.

Ia menyarankan agar Mursini - Halim segera bangun komunikasi dengan segala pihak, terutama DPRD Kuansing. Sebab, jika antara eksekutif dan ‎legislatif tidak ada komunikasi yang baik, maka masyarakat yang menjadi korbannya.

"Bangun komunikasi, supaya daerah kondusif dan pembangunan berjalan lancar," katanya. Ditegaskan Jefri, saat ini bukan lagi berbicara mengenai kesalahan di masa lalu. Tapi, Mursini - Halim harus memandang ke depan dan merealisasikan program-program sesuai dengan RPJMD.

‎

"Lebih arif, jika Mursini - Halim fokus pada program-programnya. Bukan berarti tutup mata dengan kesalahan, tapi untuk saat ini fokus saja dengan program. Kalau perlu pakai kacamata kuda," pungkas Jefri.***‎