MESKI dibesarkan di tengah keluarga dan lingkungan yang kental dengan budaya Kristen, namun Joanie tidak begitu peduli dengan agamanya. Saat menginjak usia remaja, wanita asal Akadia, Kanada itu bahkan memutuskan menjadi agnostik dan atheis.

Kehidupan yang tidak percaya akan adanya Tuhan itu dijalaninya bertahun-tahun hingga akhirnya memutuskan memeluk Islam pada Agustus 2021.

Sebelum mengenal Islam, Joanie menganggap umat Islam menjalani hidup yang yang membosankan dan tidak bahagia.

''Sebelum saya masuk Islam, saya pikir dulu Muslim itu membosankan. Saya selalu salah paham. Saya kira orang Muslim tidak bersenang-senang, tertawa, dan menikmati hidup mereka. Mereka tidak bahagia dan menjalani hidup yang membosankan,'' ujarnya, seperti dikutip dari viva.co.id yang melansir video yang diunggah di Youtube Ayatuna Ambassador.

Joanie mulai melirik Muslim lewat aplikasi TikTok beberapa bulan sebelum memutuskan menjadi mualaf. Sejak saat itu, Joanie memiliki pandangan berbeda tentang Islam. 

''Dan saat saya baru tahu tentang orang Islam, saya mengatakan 'wow, mereka manusia normal yang punya keyakinan berbeda'. Sekitar 4 bulan lalu, saya sudah melihat Muslim lewat TikTok. Kemudian saya sadar, saya benar-benar tidak tahu tentang Islam,'' kata dia.

Joanie kemudian membeli beberapa buku tentang Islam. Semakin dia mempelajari, semakin tidak bisa berhenti belajar dan menyadari betapa indahnya Islam. 

"Bulan Agustus kemarin, akhirnya saya memutuskan untuk masuk Islam. Saya masuk Islam karena saya tahu itu tepat bagi saya. Saya orang yang logis dan tidaklah masuk akal bagi saya untuk tidak masuk Islam setelah membaca Alquran dan mempelajari Islam sesungguhnya,'' kata dia. 

''Dan melihat betapa koherennya Islam secara keseluruhan, ia memberikan hak pada semua orang dan mengajarkan akhlak yang baik serta tidak ada kesalahan. Saya masuk Islam karena sudah tidak bisa membantahnya,'' ungkapnya.

Kini, Joanie aktif menggunakan akun TikTok-nya untuk melawan Islamophobia. 

''Alhamdulilah atas petunjuk Allah, perjalanan saya masih panjang, tapi sudah tidak sabar menunggu apa di masa depan,'' terang Joanie.***