JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Jazilul Fawaid, mempersilahkan netizen (warga net) untuk memberi masukan terkait rencana menghidupkan kembali Haluan Negara yang dahulu dikenal sebagai GBHN (Garis-garis Besar Haluan Negara).

Jazilul menjelaskan, saat ini MPR tengah menyiapkan Pokok-Pokok Haluan Negara untuk ditetapkan sebagai pijakan visi pembangunan berkelanjutan bangsa Indonesia. Agenda ini, juga merupakan rekomendasi resmi dari MPR periode sebelumnya.

"Kalau warganet mau menyampaikan aspirasi terkait Haluan Negara, kita terbuka," ujar Jazilul dalam acara 'Netizen Jakarta Ngobrol Bareng MPR RI' di Hotel Veranda, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).

Rekomendasi MPR periode lalu itu, papar Jazilul, terkait dengan Amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang termasuk didalamnya agar dimasukkan apa yang disebut Pokok-Pokok Haluan Negara.

Sejak mengemuka di publik, rencana amandemen UUD 1945 ini telah memunculkan berbagai pandangan. Termasuk isu-isu perubahan masa jabatan presiden.

Dalam upaya serap aspirasi, Jazilul juga meminta respon ratusan netizen yang hadir terkait isu perubahan masa jabatan periden itu.

Pertanyaan berbunyi, "setuju nggak kalau masa jabatan presiden jadi 8 tahun?", "Setuju nggak kalau masa jabatan presiden maksimal 3 periode?" ditanyakan langsung oleh politisi PKB ini kepada netizen.

Dan sejauh mata mencermati, tak satupun dari ratusan netizen yang hadir menyatakan "setuju,".

"Nggaaaaak....!" jawab netizen riuh.

Dalam kesempatan ini, Jazilul juga menyampaikan rasa terima kasihnya, pada netizen yang telah berkomitmen bersama dengan MPR RI untuk bersama-sama membumikan nilai-nilai 4 Pilar MPR RI.

"Saya harap netizen terus membantu dalam membuat konten-konten positif tentang negara kita, tentang MPR, tentang 4 Pilar MPR RI," kata Jazilul.

Usai gelaran acara, Jazilul menyampaikan, upaya merangkul netizen dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam 4 Pilar perlu untuk dioptimalkan.

Dalam bahasa Jazilul, "aktivis dunia maya" ini perlu diperkuat perannya karena dunia maya adalah dunia tersendiri yang memiliki impact besar disamping eksistensi aktivis-aktivis yang lain.