
PEKANBARU – Beberapa pekan terakhir di Kota Pekanbaru terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Biosolar, jikapun ada pengendara harus rela antri panjang di SPBU, selain BBM jenis Biosolar, tentunya minyak goreng juga masih jadi barang yang langka didapatkan oleh masyarakat Riau.
Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani mengungkapkan jika dirinya cukup heran dengan apa yang terjadi di Riau. Apalagi Provinsi Riau dikenal sebagai penghasil minyak sejak dulu.
"Masyarakat kesulitan mendapatkan BBM jenis Biosolar, Pertamina harus menjawab pertanyaan masyarakat. Jangan diam," katanya, Sabtu (12/3/2022).
Selain dikenal sebagai penghasil minyak, Bumi Lancang Kuning ini juga dikenal dengan perkebunan sawit yang luas dengan produksi CPO yang berlimpah.
Politisi PKS ini merasa cukup heran jika Provinsi Riau sebagai penghasil CPO dengan luasnya perkebunan sawit tapi masyarakat kesulitan mendapatkan minyak goreng.
"Kok bisa (Riau) penghasil sawit tapi langka minyak goreng, kita minta pemerintah segera melakukan operasi pasar dan memantau keberadaan minyak goreng," ucapnya.
Selain itu ditengah kesulitan masyarakat mendapatkan minyak goreng dan Biosolar, Hamdani mengingatkan pemerintah terhadap permainan oknum-oknum nakal yang dengan sengaja mempermainkan trik untuk mencari keuntungan pribadi.
"Pengusaha yang nakal dan menimbun minyak harus di tindak tegas, karena ini menyengsarakan masyarakat," tutupnya. ***