TELUKKUANTAN – Seprisal, warga Desa Rawangbinjai, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau sangat bahagia mendapat bantuan kaki palsu. Sebab, sebagai penyandang disabilitas, ia sudah lama bermimpi punya dua kaki.

"Alhamdulillah, saya bisa main sepakbola," ujar Seprisal saat menerima kaki palsu yang diserahkan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dissos PMD) Kuansing, Kamis (27/7/2023).

Sebelum ini, Seprisal memang sudah punya kaki palsu. Dia menempa sendiri. Hanya saja, kaki palsu tersebut kurang pas.

Dengan bantuan kaki palsu ini, tentunya semangat Seprisal dalam menjalani kehidupan sehari-hari semakin kuat.

Sama seperti Seprisal, rasa bahagia juga dirasakan oleh enam penerima bantuan kaki dan tangan palsu lainnya. Mereka dengan mata berkaca-kaca, penuh haru menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Dissos PMD, Agus Iswanto didampingi Pekerja Sosial Ahli Muda, Erick Maison.

GoRiau Warga Pangean memasangkan kaki
Warga Pangean memasangkan kaki palsu yang ia terima dari Dissos PMD Kuansing.(foto: nurul untuk goriau.com)

Menurut Erdiansyah, Kepala Dissos PMD Kuansing, ada enam orang penerima bantuan kaki palsu dan satu orang tangan palsu. Bantuan ini berasal dari Kementerian Sosial melalui Balai Sentra Handayani Jakarta yang bekerja sama dengan Sentra Budi Perkasa Palembang.

"Alhadulillah, hari ini sudah kita salurkan ke penerimanya," ujar Kepala Dissos PMD melalui sekretarisnya, Agus Iswanto.

Dikatakan Agus, Dissos PMD Kuansing meminta pendamping sosial PKH untuk mencari masyarakat yang membutuhkan kaki dan tangan palsu. Setelah itu, permohonan direkap dan diajukan ke Balai Sentra Handayani Jakarta.

"Setelah permohonan kita masuk, pihak balai datang ke Kuansing melakukan asesmen dan pengukuran ke calon penerima. Itu tiga bulan lalu dan alhamdulillah hari ini sudah disalurkan," ujar Agus Iswanto.

"Insya Allah dalam waktu dekat, Balai Sentra Handayani menyalurkan bantuan paket atensi bagi penyandang disabilitas dengan jumlah 100 orang," tutup Agus Iswanto.***