
DURI - Tim softball putra dari Mandau Softball Club (MSC) kembali meraih prestasi membanggakan, yakni juara 2 pada kejuaraan daerah (kejurda) Sofball tingkat Provinsi Riau, di Pekanbaru pada 19-21 Agustus lalu.
Cabang olahraga ini masih terbilang langka dikalangan pelajar se-Sumatera. Bahkan di Duri hanya ada 1 tim yang terdiri dari 11 atlet yang mayoritas dari SMA Cendana Duri.
Mereka diantaranya, Haikal Fikry, Ihsan Ramadhana, Panji Dwi Setya, M Fikri Maulana, Fauzan Hidayat, M Abid Sutisna, M Naufal Chairuman, M Fahmi Salim, Dinda Abdullah Arif, Fredy Fauzar dan Krisna Hayu S.
"Pada kejurda kemarin itu hanya 5 tim yang ikut bertanding. 2 tim Hangtuah A- B dan 2 tim SMA Dharma Yuda A-B. Saat melawan Dharma Yuda A kita menang 5-0, lalu melawan Hangtuah A kita kalah 3 point, selanjutnya melawan Dharma Yuda B kita juga menang 21-2. Terakhir melawan Hangtuah B kita menang tipis dengan point 6-5, habis tu baru penentuan babak final," kata Haikal selaku kapten dalam tim tersebut.
Selain prestasi kejurda Riau ini, lanjut Haikal bercerita kepada GoRiau.com, MSC ini juga pernah meraih juara 2 liga softball SMA putra pada kejurnas pelajar XVII, before under construction pada 21 Mei sampai 4 Juni 2016 lalu.
"Ada beberapa lagi prestasi kita. Keberhasilan kami selama bertanding itu tidak lepas juga dari peran pelatih yang sabar mengajari kami 4 kali dalam seminggu," imbuhnya lagi.
Meski belum ada undangan pertandingan, 6 orang pelatih MSC ini, Derry Wilton, Ahmad Faruq, M Haikal, Fardiansyah, Rico dan Danny, tetap melatih fisik kami untuk siap bertanding kapan saja.
"Ada ga ada perlombaan, kita tetap latihan. Buat modal persiapan pertandingan. Khusus di hari Sabtu pagi, kita selalu latihan fisik, karena olahraga softball ini cukup menguras energi," ujar Haikal.
Kepala SMA Cendana Duri, Dra Wiselmi menyebutkan, olahraga softball yang diikuti MSC ini bagian dari ekstrakurikuler siswa di sekolah. Peminatnya juga tidak terlalu banyak, karena olahraga yang cukup menguras energi.
"Mereka bisa berprestasi di tingkat Provinsi hingga Nasional itu berkat usaha dan kegigihan mereka saat berlatih. Meskipun kulit mereka harus gosong kena sengatan matahari, mereka tetap berlatih karena kecintaan mereka terhadap olahraga softball," terang Wiselmi.***