
DURI - Musim kemarau kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau, tidak terlepas di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Dampaknya, debit air baku menurun hingga 60 liter perdetik. Dimana dalam kondisi normal, air baku bisa mencapai 70 liter perdetik sampai 75 liter perdetik.
Hal itu disampaikan Kepala Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bengkalis Cabang Duri, Irdan kepada GoRiau.com, Senin (21/3/2016). Selain debit air yang menurun, cuaca yang cukup panas pun meningkatkan konsumsi pemakaian air pelanggan pdam.
"Pelanggan dilarang menggunakan mesin pompa air dub, yang gunanya untuk menyedot air dari instalasi pdam agar lebih kencang masuk ke kran dalam rumah. Jika hal itu dilakukan, akan terjadi penurunan distribusi air ke pelanggan lain disekitar pelanggan yang menggunakan mesin pompa air dab," ulas Irdan.
Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk menghemat penggunaan air pdam. Karena hingga saat ini jadwal bergilir buka tutup air masih diberlakukan PDAM Cabang Duri.
"Untuk wilayah kota dibagi menjadi dua jadwal, yaitu 1 hari hidup dan 1 hari lagi mati. Sementara untuk wilayah Sebangga dibagi menjadi 4 jadwal, yaitu 2 hari hidup dan 6 hari mati. Untuk jumlah pelanggan di wilayah Sebangga pun dikurangi, agar air bisa sampai ke rumah-rumah pelanggan," jelas Irdan sebagaimana disampaikan kepada GoRiau.com.(*/ric)