LUBUKJAMBI - Sebanyak 15 peserta mengikuti festival perahu 'baganduang' di Tepian Muko Lobuah Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Minggu (10/7/2016) siang.

Para peserta berasal dari beberapa desa yang berada di Kenegerian Lubuk Jambi dan berada di sepanjang aliran sungai Kuantan.

Bagi masyarakat Lubuk Jambi, perahu 'baganduang' merupakan tradisi yang secara turun temurun tetap dijaga. Sebetulnya, acara sakral dari perahu 'baganduang' dilaksanakan pada malam 1 Syawal. Biasanya, para pemuda yang sedang menjalin hubungan dengan perempuan, akan menggunakan perahu 'baganduang' untuk menjemput 'limau' (jeruk). 'Limau' tersebut sebagai tanda keseriusannya untuk meminang sang pujaan hati.

Kini, seiring perkembangan zaman, ternyata perahu 'baganduang' memiliki nilai wisata yang juga ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Karena itu, dalam pengembangannya Pemkab Kuansing membuat acara festival.

Seperti malam 1 Syawal, dalam festival kali ini juga dihadiri oleh ninik mamak serta pemangku adat lainnya. Begitu juga dengan kepala daerah yang tak pernah melewatkannya.

Ketika Perahu 'baganduang' hilir dari rumah Koto Lubuk Jambi sampai ke tepian Muko Lobuah, selalu diiringi oleh rarak calempong. Untuk tahun ini, rarak calempong juga ikut dilombakan.***‎