
PEKANBARU - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melaporkan secara resmi Camat Pucuk Rantau, Kuantan Singingi (Kuansing) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau atas dugaan keterlibatan mendukung calon kepala daerah tertentu. Hal ini dilakukan, setelah laporan sebelumnya ke Panwaslu Kuansing tak mendapatkan tanggapan.
Wakil Ketua Bidang Hukum PDIP Riau Megawati Matondang SH yang langsung datang ke Kantor Bawaslu Riau, Rabu (2/12/2015), mengatakan, pihaknya melaporkan Camat Pucuk Rantau atas pelanggaran Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang pegawai negeri sipil dilarang memberikan dukungan atau terlibat dalam politik praktis dengan berkampanye untuk memenangkan salah satu calon tertentu.
"Hari ini kami melaporkan pelanggaran PP Nomor 53 tahun 2010 yang dilakukan Camat Pucuk Rantau. Di mana dalam beberapa kali kampanye, beliau terlibat langsung dan mengajak masyarakat untuk mendukung calon nomor 1," sampai Megawati.
Sebelumnya, kata Megawati, DPC PDIP Kuansing telah melaporkan hal itu ke Panwaslu setempat. Tetapi, sampai sejauh ini tidak diproses, karena dianggap kasus yang dilaporkan sudah kadaluarsa.
Terkait laporan tersebut, Ketua Bawaslu Riau Drs. Edy Syarifuddin, Msi mengaku sudah menerimanya. Namun demikian alat bukti untuk laporan tersebut belum lengkap. "Jadi kami belum serahkan surat tanda terima, kami minta dilengkapi dulu," jelas Edy kepada GoRiau.com.
Ia mengaku tidak akan gegabah mengambil kesimpulan terhadap laporan tersebut. "Tentu kami lihat dulu, tidak serta merta diproses. Kami juga tak ingin sembarangan," sebutnya.
Soal tidak ditindaklanjutinya laporan oleh Panwaslu Kuansing, Edy mengatakan sudah mendapatkan laporan dari bawah. Di mana laporan tersebut ada dua dengan lokus (tempat) berbeda. "Jadi lihat dululah, kami akan hati-hati melihatnya," tutup Edy.
Sekedar diketahui, Kuansing termasuk salah satu daerah di Riau yang menyelenggarakan Pilkada serentak dengan tiga pasang calon. Adapun pasangan nomor urut 1 Indra Kota-Komperensi, nomor urut 2 Mursini-Halim dan nomor urut 3 Mardjan Usta-Muslim.***