SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dengan jatah 9.000 kiloliter pertahun, Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi kabupaten terkecil yang mendapatkan jatah BBM se-Riau. Beberapa kali pengusulan sudah dilakukan oleh Pemkab Kepulauan Meranti, namun tidak digubris oleh Pertamina maupun BPH Migas.

''Kita sudah mengajukan beberapa permintaan penambahan kuota, namun sampai sekarang belum juga dikabulkan, padahal kebutuhan BBM setiap tahun semakin meningkat,'' Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Syamsuar Ramli melalui Kabid Perindag Jhon Hendri, Rabu (1/4/2013).

Dia mengakatan beberapa daerah mendapatkan jatah BBM yang mencukupi sesuai dengan kebutuhan, sebagai catatan sesuai dengan data yang ada, beberapa kabupaten menerima BBM sebagai berikut.1. Bengkalis 69.082 kiloliter pertahun.2. Indragiri Hilir 29.188 kiloliter pertahun.3. Indragiri Hulu 50.346 kiloliter pertahun.4. Kampar 95,546 kiloliter pertahun.5. Kuantan Singingi 30.722 kiloliter pertahun.6. Pelalawan 51.610 kiloliter pertahun.7. Rokan Hilir, 57.932 kiloliter pertahun.8. Rokan Hulu 52.174 kiloliter pertahun.9. Siak 39.193 kiloliter pertahun.10. Dumai 37.006 kiloliter pertahun.11. Pekanbaru 223,029 kiloliter pertahun.12, Meranti 9.000 kiloliter pertahun.

''Dari pengajuan yang kita usulkan, hingga saat ini hanya ada penambahan 35 kiloliter untuk jenis premium perbulan,'' tambahnya.

Padahal katanya, saat ini jumlah kendaraan di Meranti meningkat pesat karena adanya peningkatan jumlah penduduk serta meningkatnya perekonomian. (kpt)