SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kubapaten Kepulauan Meranti yang merupakan satu dari 36 kabupaten yang berada di daerah perbatasan antar negara, terus berupaya untuk menjaga wilayah teritorial Indonesia. Upaya pengamanan juga dibarengi dengan langkah menyelematkan pulau-pulau terluar di Indonesia itu.

''Kita punya enam kecamatan yang termasuk daerah perbatasan seperti Kecamatan Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kecamatan Rangsang, Kecamatan Rangsang Barat dan Kecamatan Rangsang Pesisir. Ini harus kita jaga,'' ujar Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Kepulauan Meranti, Said Asmarudin kepada sejumlah wartawan di Selatpanjang Minggu (13/1/2013). 

Menurutnya, Badan Pengelola Perbatasan yang merupakan SKPD baru saat ini tengah menginventarisasi persoalan perbatasan termasuk yang paling menonjol adalah persoalan abrasi. ''Banyak program yang telah kita data seperti upaya mengatasi ketertinggalan daerah perbatasan, pembangunan infrastruktur hingga upaya mengatasi abrasi yang terjadi hampir di seluruh wilayah perbatasan,'' tambahnya.

''Tahun 2013 ini, kita akan bekerja maksimal, menghimpun data-data terkait titik-titik yang sangat rawan. Untuk itu kepada para camat, kita minta membuat program pembangunan infrastruktur yang diperlukan selambat-lambatnya Januari ini. Usulan itu kemudian akan kita teruskan ke Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Jakarta,'' ujarnya. (kpt)