Selain berbagai macam tradisi yang dipersiapkan oleh masyarakat etnis Tionghoa dalam menyambut Tahun Baru Imlek, ada beberapa hal juga yang masih dipercaya tidak boleh dilakukan pada saat hari H karena diyakini dapat memberikan dampak yang kurang baik untuk sepanjang tahun.

Percaya atau tidak, hal itu masih dipegang erat oleh beberapa masyarakat Tionghoa di Indonesia. Berikut beberapa pantangan tersebut :

Menyapu dan Membersihkan Debu

Kepercayaan ini masih sangat dipegang erat oleh beberapa masyarakat Tionghoa, di hari pertama Imlek, biasanya tidak ada lagi kegiatan bersih-bersih karena dianggap akan menyapu semua rezeki dan keberuntungan pada tahun tersebut. Biasanya beberapa peralatan kebersihan tersebut akan disembunyikan.

Menggunakan Baju Hitam

Baju berwarna hitam dilarang untuk dipakai karena dianggap sebagai pertanda duka cita. Orang Tionghoa akan memakai baju berwarna cerah dan warna –warni pada hari pertama tahun baru Imlek untuk menandakan rasa suka cita.

Utang

Orang Tionghoa tidak akan memberikan pinjaman uang pada hari pertama tahun baru. Semua utang seharusnya sudah dibayar menjelang perayaan tahun baru. Jika seseorang meminjam uang kepada Anda tahun lalu, jangan pergi ke rumahnya untuk menagih utang. Orang yang menagih utang pada hari pertama tahun baru akan mendapat celaka sepanjang tahun.

Menerima tamu di kamar tidur

Larangan ini diberlakukan untuk orang yang sedang sakit, meskipun dalam kondisi kurang sehat, harus tetap menerima tamu di ruang keluarga. Menerima tamu di dalam kamar tidur dipercaya dapat menghilangkan keberuntungan Anda dalam setahun ke depan.

Tempat beras tidak boleh kosong

Tempat penyimpanan beras di rumah tidak boleh dibiarkan kosong pada hari H, Isilah penuh dengan beras sebelum tahun baru Imlek, karena jika kosong akan memberikan pertanda kelaparan sepanjang tahun.***