PEKANBARU, GORIAU.COM-Kota Pekanbaru kini sudah genap berusia 230 tahun. Usia yang cukup tua akan sebuah peradaban di negeri Lancang Kuning ini. Sangat banyak perubahan yang terjadi sejak didirikan oleh Sultan Kerajaan Siak.
Untuk mengingat bagaimana kehidupan dan kondisi Kota Pekanbaru zaman dulu, Forum Pewarta Pekanbaru (Fortaru) bekerjasama dengan Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah melaksanakan pameran foto di Purna MTQ, Senin (23/6/2014). Acara tersebut bertepatan dengan penutupan pesta rakyat dalam rangka HUT Pekanbaru ke-230.
Pajangan foto-foto lawas tentang kondisi Pekanbaru langsung menyedot minat para pengunjung. Warga yang berkunjung langsung terkesima pada foto usang tersebut.
"Kalau di zamannya, foto ini biasa saja. Namun, bagi kita ini sungguh menakjubkan, mengingat kita tak hidup di masa lalu," ujar Yesi, salah seorang pengunjung.
Dari foto-foto tersebut, Yesi mengetahui bagaimana perkembangan Kota Pekanbaru sebagai pusat Provinsi Riau dari masa ke masa.
"Ternyata, seperti ini masyarakat melayu dulunya," ujar Yesi sambil menunjuk sebuah foto keluarga melayu.
Sebelum pameran ini digelar, Fortaru bekerjasama dengan Bagian Humas Pemko Pekanbaru telah melaksanakan lomba photografi untuk tingkat pelajar. Alhasil, tiga siswa dengan karya terbaik keluar sebagai pemenang.
Melihat tingginya antusias masyarakat menyaksikan pameran ini, Pemko Pekanbaru sangat mengapresiasi. Ternyata, tidak hanya masyarakat biasa yang terkesima. Walikota Pekanbaru, Firdaus, ST MT dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi beserta seluruh pejabat Pemko Pekanbaru menikmati suasana Pekanbaru dari masa ke masa.
"Ini sangat bagus. Dari foto-foto ini kita mengetahui sejarah Kota Pekanbaru dan seperti apa masa depan kota ini," ujar Firdaus.
Firdaus mengatakan, beberapa foto mengingatkan ia pada masa lalu, ketika ia masih remaja. Salah satu foto yang menarik hatinya adalah terminal liar di Kota Pekanbaru. "Saya pernah naik bus di terminal ini," kenang Firdaus.
Hal senada juga disampaikan Kabag Humas Pemko Pekanbaru, Ingot Ahmad. Ia memuji ide cemerlang yang dilakukan Fortaru dalam menggali foto-foto lama tentang Pekanbaru. "Ini sangat menginspirasi setiap orang yang melihatnya," katanya.
Melihat tingginya animo masyarakat, Ingot berjanji akan mengupayakan kegiatan ini terus berlanjut setiap tahunnya. "Tentunya dengan pengemasan yang lebih baik. Dengan acara ataupun event yang lebih besar," ucapnya.
Di tempat yang sama, ketua Fortaru, Adrian Eko, menyampaikan terimakasih pada panitia yang sudah bekerja keras sehingga acara ini bisa berjalan dengan sukses.
"Berkat kerja keras, Alhamdulillah pameran foto yang ditaja Fortaru dan Bagian Humas berjalan lancar. Antusias masyarakat Pekanbaru juga sangat besar dengan pemeran ini dan sosialisasi tentang new Pekanbaru Metropolitan Madani tersampaikan," kata Adrian.
(san)