JAKARTA, GORIAU.COM - Pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) di Pekanbaru, Riau, Juni 2013, terancam. Pasalnya, berbagai persoalan pelik dihadapi, mulai dari status Gubernur Riau yang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana ISG Rusli Zainal yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Stadion Utama Pekanbaru yang akan menjadi tempat pembukaan ISG 2013 yang disegel subkontraktor pembangunan stadion terkait utang pembangunan stadion bernilai Rp 145 miliar tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo akan memutuskan nasib ajang ISG pekan ini. Menurutnya, ada tiga opsi untuk menuntaskan permasalahan dan menyelamatkan pelaksanaan event olahraga negara-negara Islam tersebut.

Opsi pertama, dijalankan sesuai tanggal yang telah ditentukan. Tetapi, kata Roy, hambatannya masih banyak venue yang belum selesai dan Gubernur dalam status baru.

Kedua, memindahkan ISG ke kota yang lebih siap. Tetapi, ia tidak akan melakukannya karena kerja keras Riau harus dihargai.

Ketiga, tetap di Riau tetapi diundur waktunya, mungkin pasca-bulan suci Ramadhan. "Bisa saja diundur asal jangan sampai mengganggu persiapan Indonesia ke SEA Games 2013 di Myanmar," ujarnya. Menpora JUGA mengatakan, pihaknya akan mengambil keputusan pekan ini tentang opsi mana yang akan diputuskan. (skc)