SIAK SRI INDRAPURA, - Bulan Juni tahun 2016 ini, Kabupaten Siak genap berusia 17 tahun. Seperti gadis remaja, daerah yang berjuluk Negeri Istana yang dimekarkan dari Kabupaten Bengkalis ini terus bersolek mempercantik diri. Pembangunan terus digesa disegala bidang.

Di awal tahun 2016 ini, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) mencatat, total aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak hingga akhir tahun 2015 mencapai Rp9,6 triliun. Angka ini mengalami peningkatan sekitar Rp300 miliar lebih, jika dibanding tahun 2014, yakni Rp9,3 triliun.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Siak Said Arif Fadillah melalui Kabid Aset Iwan Andrenikakepada GoRiau.com, Jumat (13/5/2016) menjelaskan, penghitungan total aset itu berdasarkan anggaran pembangunan yang dilaksanakan setiap tahunnya.

"Pembangunan jalan, irigasi dan jaringan listrik merupakan aset Pemkab terbesar, begitu juga bangunan gedung," jelasnya.

Adapun rincian aset Pemkab Siak sebesar Rp9,6 triliun hingga tahun 2015 itu, lanjutnya, Rp5,7 triliun merupakan jalan, irigasi dan jaringan listrik. Kemudian, Rp2,1 triliun nilai gedung dan bangunan, Rp674 miliar peralatan dan mesin, Rp199 miliar kontruksi, Rp22 miliar aset tetap lainnya dan Rp8,5 miliar nilai tanah.(***)