
SELATPANJANG - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mengimbau masyarakat agar tidak membeli abate andai ada oknum-oknum tertentu yang menjualnya. Pasalnya, abate itu bisa didapatkan masyarakat secara gratis.
Hal itu sebagaimana disampaikan Kasi Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Fahri Skm, ketika ditemui GoRiau belum lama ini. Kata Fahri, memang kebutuhan abate tidak bisa dielakkan ketika masuk musim penghujan. Kondisi ini pula dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan sepihak, salah satunya menjual abate ke masyarakat.
"Informasi beredar, memang ada oknum yang menjual abate ke masyarakat, kalau ada yang demikian jangan dibeli," kata Fahri.
Sebab, tambah Fahri, Diskes Meranti telah menyiapkan abate dan diperkirakan untuk tahun ini persediaan pembasmi jentik nyamuk itu cukup. Mereka telah mendistribusikan abate ke puskesmas-puskesmas sesuai permintaan.
"Puskesmas membagikan abate itu ke masyarakat. Tapi masyarakat yang membutuhkan boleh meminta langsung ke puskesmas," tambah Fahri lagi.
Selain itu, Fahri juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan selokan-selokan yang ada. Sebab, pada musim penghujan, genangan air itu menjadi tempat berkembangbiak nyamuk.
"Nyamuk bisa sebabkan BDB, Malaria, maupun Filariasis, untuk itu kita imbau agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan," ujar Fahri lagi. ***