BENGKALIS - Memasuki musim penghujan ini perkembangbiakan nyamuk cukup tinggi. Untuk itu penting bagi masyarakat menekan perkembangbiakan nyamuk ini dengan cara memasang lavitrap di sekitar lingkungan rumah maupun pendidikan.

Demikian dikatakan, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bengkalis, Mohammad Sukri kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Kamis (17/11/2016) diruang kerjanya.

Baca Juga: Abaikan Imunisasi Anak, Ini Resikonya

"Pemasangan lavitrap bisa menekan risiko penyebaran berbagai virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypty dan ini cara efektif. Misalnya demam berdarah dengue (DBD) dan zika virus (ZikV). Untuk melindungi anggota keluarga, penting di setiap rumah ataupun sekolah membuat lavitrap ini," kata M Sukri seperti halnya yang sudah dilakukan masyarakat Siak Kecil.

Menurutnya, lavitrap juga ramah lingkungan karena tak perlu menggunakan insektisida atau larvasida. "Masyarakat bisa membuatnya sendiri karena sangat mudah," ujarnya.

Dijelaskan Kepala Dinas, warga bisa menggunakan kaleng bekas sebagai wadah perangkap larva. Seluruh permukaan bagian dalam dan luar kaleng dicat hitam. Bagian atas kaleng diberi kawat ram yang masih memungkinkan nyamuk masuk dalam jebakan. Kaleng sebaiknya diberi sedikit air bersih untuk menarik nyamuk meletakkan telurnya dalam lavitrap.

Baca Juga: Tekan Kasus Difteri, Dinkes Berikan Imunisasi di Sekolah

Lavitrap ini bisa diletakkan di tempat gelap dan lembab, yang merupakan lokasi tinggal favorit nyamuk. Warga bisa memeriksa jebakan satu kali dalam seminggu untuk membuang bangkai nyamuk yang terperangkap.

Lavitrap bertujuan mencegah larva nyamuk keluar dari dalam jebakan. Akibatnya nyamuk tak bisa mencari makan hingga akhirnya mati. "Warga bisa mempraktikkan sendiri untuk mencegah serangan DBD dan zika," pungkasnya.

Ditambahkannya, pemasangan di lokasi kesukaan diharapkan bisa menarik lebih banyak nyamuk, untuk menaruh telurnya di dalam lavitrap. "Kita ingin mengurangi kepadatan populasi nyamuk Aedes aegypty, sehingga vektor penyakit perlahan hilang dan masyarakat terbebas dari DBD," katanya.*** #BENGKALIS