TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau semakin bersemangat dalam menata kota setelah meraih piagam adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2015. Sebab, tinggal selangkah lagi Kuansing bisa dinobatkan sebagai kota kecil terbersih di Indonesia.

"Untuk mencapai ini, minimal 30 persen dari lingkungan pasar harus memiliki ruang terbuka hijua yang ditumbuhi oleh pepohonan dan taman-taman," ujar Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kuantan Singingi (Kuansing), Pramudio Nandar saat penanaman pohon di Pasar Tradisional Berbasis Modern (TBM), Senin (7/12/2015) lalu.

Kegiatan penanaman pohon ini dilakukan dalam rangka memperingati hari menanam pohon dan bulan menanam pohon Indonesia.

"Lokasi ini dipilih untuk memperkenalkan pasar TBM dan menghijaukannya. Selain itu, ini merupakan persiapan awal kita untuk mempertahankan dan memperoleh penghargaan adipura di masa yang akan datang," urai Nandar.

Untuk saat ini, Dishut Kuansing telah membagikan 10 ribu bibit tanaman kepada masyarakat agar ditanam di pekarangan, baik lingkungan pribadi ataupun fasilitas umum lainnya.

Khusus untuk sekolah-sekolah di Kuansing, Dishut bekerjasama dengan Dinas Pendidikan selalu memotivasi dengan memberikan penghargaan di bidang penghijauan. Kemudian, kata Nandar, melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH), ada program sekolah berbasis lingkungan atau yang lebih dikenal dengan istilah adiwiyata.

"Hal ini sudah kita lakukan selama satu dasawarsa terakhir, hasilnya sudah nampak. Dimana, sekolah-sekolah memiliki lingkungan yang asri," ujar Nandar.

Pemerintah mengapresiasi atas semangat yang diperlihatkan masyarakat dalam pelestarian lingkungan dan mau menanam pohon.

"Tentunya ini akan meningkatkan keanekaragaman hayati dan meningkatkan kualitas lingkungan yang lebih baik untuk kehidupan masa kini dan esok bagi Kuansing," pungkas Nandar.***