TELUKKUANTAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau dalam mewujudkan pembangunan. Karena itu, PGRI Kuansing didorong untuk terus berinovasi dan membuat terobosan dalam memajukan pendidikan.

Hal itu disampaikan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang diwakili Asisten III Setdakab Rustam saat membuka secara resmi Konferensi Kabupaten (Konkab) VI PGRI Kuansing, Selasa (17/6/2025) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing. Konkab VI PGRI Kuansing tahun 2025 mengambil tema sentral 'partisipasi semua wujudkan pendidikan bermutu untuk Kuansing hebat'.

"Tema ini sejalan dengan visi misi Kuansing yang tertuang dalam RPJMD dan RPJPD. PGRI ini organisasi profesi yang menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkannya," kata Rustam.

Visi misi Kabupaten Kuansing jangka panjang adalah mewujudkan Kuansing Hebat. Sedangkan visi misi jangka menengah adalah mewujudkan Kuansing Negeri Bersama. Menurut Rustam, dalam visi misi ini tertuang peningkatan SDM yang unggul dan berdaya saing.

"Nah, di sinilah posisi PGRI, bagaimana mewujudkan SDM yang unggul dan berdaya saing, tentunya melalui peningkatan kualitas pendidikan. PGRI yang menaungi para guru harus bisa berinovasi dan membuat terobosan seiring kemajuan teknologi," kata Rustam.

Melalui Konkab VI PGRI Kuansing ini, bupati berharap terpilih pengurus yang benar-benar peduli terhadap guru dan dunia pendidikan.

"Sehingga dapat membantu Pemkab Kuansing dalam meningkatkan kualitas pendidikan," kata Rustam.

Dikatakan Rustam, bupati punya komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas SDM Kuansing. Salah satunya melalui beasiswa terhadap anak-anak Kuansing di perguruan tinggi papan atas, seperti Universitas Indonesia, UGM, ITB dan lain-lain.

Konkab VI PGRI Kuansing dihadiri oleh Wakil Ketua PGRI Riau Eka Satria, Ketua TP PKK Kuansing Yulia Herma, Kapolres Kuansing, Kajari Kuansing, Kakan Kemenag Kuansing dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kuansing.***