
TELUKKUANTAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menyantuni anak yatim dan kaum duafa. Uniknya, santunan ini merupakan buah dari gerakan infaq seribu sehari.
Menurut Jafrinaldi, Kepala Bapenda Kuansing, gerakan infaq seribu sehari sudah berjalan selama setahun terakhir. Dimana, para pegawai di lingkungan Bapenda menyisihkan uang Rp1000 per hari untuk infaq. Bapenda pun menyiapkan kotak khusus untuk menampung infaq tersebut.
"Alhamdulillah, gerakan ini membuahkan hasil. Ada Rp5,7 juta uang infaq dan sudah kita serahkan ke anak yatim dan kaum duafa yang berada di Kecamatan Kuantan Tengah ini," ujar Jafrinaldi, Kamis (13/4/2023) malam.
Jafrinaldi mengatakan, gerakan infaq seribu sehari terinspirasi dari adanya anggapan bahwa uang receh tidak bernilai. "Ini kebiasaan kita ya, yang tidak memperdulikan uang receh. Kadang hanya jadi penghuni liar di dalam mobil, nyempil di dasbor."
"Dari pada tak jelas ujung pangkalnya, maka lebih baik kita kumpulkan untuk infaq dan disalurkan ke yang membutuhkan, seperti hari ini," tutur Jafrinaldi.
Penyaluran santunan ini bersamaan dengan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Proklamasi, tepatnya Kafe Kosonglima, sekaligus buka puasa bersama Bapenda Kuansing.
Adapun anak yatim yang disantuni sebanyak delapan orang dan tiga orang kaum duafa. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban penerima, apalagi menjelang lebaran Idulfitri 1444 H.
"Semoga ini bisa membantu dan anak-anak yatim bisa bahagia pada saat hari raya nanti. Menyantuni anak yatim merupakan tanggung jawab kita bersama," tutup Jafrinaldi.***