
DUMAI, GORIAU.COM - Peringatan Hari Buruh se-dunia atau May Day tahun 2014 di Kota Dumai, diisi dengan berbagai permainan dan hiburan rakyat bagi para buruh dan keluarga. Sehingga dengan digelarnya berbagai kegiatan positif ini, peringatan May Day di Kota Dumai berlangsung kondusif dan tidak ada terlihat masyarakat terutama para buruh melakukan aksi unjuk rasa dan lain sebagainya, seperti yang dilakukan oleh para buruh di daerah lainnya.
Beberapa permainan rakyat yang dirangkai pada Peringatan Hari Buruh Se-dunia tahun 2014 yang digelar oleh jajaran pengurus serikat pekerja, serikat buruh, Apindo, dan Perusahaan itu, secara resmi dibuka Walikota Dumai Khairul Anwar yang dipusatkan dilapangan eks kantor Walikota Jalan HR Soebrantas, Dumai pada Kamis (01/5/2014).
Saat membuka kegiatan, Walikota Dumai Khairul Anwar berharap agar hubungan kerja antara buruh dengan perusahaan terus terjalin harmonis.
''Saya berharap hubungan kerja antara buruh dengan perusahaan tetap terjalin harmonis. Dan saya juga mengingatkankan agar perusahaan selalu memperhatikan apa yang menjadi kewajiban terhadap buruh/pekerjanya, seperti pemberian upah/gaji,” pintanya.
Menurut Khairul, kecenderungan perusahaan memberi gaji kepada pekerja/buruh sesuai upah minimum yang ditetapkan pemerintah, kondisi itu jelas akan merugikan buruh dan pekerja. ''Karena merasa dirugikan itulah, maka buruh/pekerja sering melakukan aksi-aksi yang tidak diingini,'' sebut Walikota.
Alhamdulillah, sambung Walikota, upah buruh di Kota Dumai untuk tahun 2014 ini sudah sangat tinggi dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Riau. Hal ini tentunya tidak terlepas dari upaya dan hubungan harmonis yang dilakukan oleh jajaran pengurus Sarikat Pekerja, Pemerintah Kota (Disnakertrans) Dumai dan Apindo Dumai dengan pihak perusahaan yang ada di Kota Dumai.
''Karena itu, saya minta agar hubungan harmonis ini terus dijaga, sehingga setiap peringatan May Day di Kota Dumai bisa disambut dengan aman dan kondusif setiap tahunnya,” harap Khairul Anwar.
Sementara, Kapala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai Drs Amiruddin menyampaikan, bahwa pemerintah Kota Dumai sangat menyambut baik dengan ditetapkannya Peraturan Presiden dan mengesahkan May Day sebagai hari libur nasional.
''Ini tentunya kado bagi para pekerja/buruh, sehingga nantinya setiap 1 Mei pengusaha dan pekerja dapat memperingatinya may day dengan baik,” ujarnya.
Menurut Amiruddin, dijadikannya May Day sebagai hari libur nasional bertujuan agar para buruh bisa merayakan May Day dengan baik, tenang dan damai.
''Khususnya pemerintah Kota Dumai sangat berharap para buruh dan pengusaha/perusahaan dapat memanfaatkan momentum ini untuk berbagai kegiatan positif setiap tahunnya, seperti yang dilaksanakan jajaran serikat buruh/pekerja yang ada di Kota Dumai pada hari ini,” harap Kadisnakertrans itu.
Sementara, Ketua SPTI/ SPSI Kota Dumai, Nurdin Budin mengucapkan terimakasih kepada pemerintah atas ditetapkannya peringatan hari buruh se-dunia sebagai hari libur nasional. Namun begitu, masih ada tugas pemerintah yang dirasa sangat mendesak yaitu pemberlakuan skala upah.
''Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah karena May Day ditetapkan sebagai hari libur nasional. Namun pemerintah juga perlu mendorong agar skala upah diberlakukan di perusahaan,” tegas Nurdin.
Menurutnya, pemerintah perlu mendorong terbentuknya skala upah sehingga ada penambahan upah pekerja dengan tunjangan. Misalnya kerja 3 tahun upahnya harus ditambahkan tunjangan kerja sehingga upahnya terangkat dan dengan demikian ada penghargaan dari masa kerja buruh di perusahan. “ Skala upah perlu dalam upaya meningkatkan produktifitas perusahaan,” imbuhnya.
Selanjutnya, Ketua Serikat Buruh Kota Dumai (SBKD) Syaiful Azhar menyambut baik gagasan pemerintah setempat dengan menggelar berbagai kegiatan memperingati hari buruh tersebut, sebab akan semakin mempererat tali silaturahim antara Buruh dengan pihak perusahaan.
''Sangat baik ide ini, karena kita bisa berkumpul bersama dalam suatu acara memperingati hari buruh. Kita siap untuk menyukseskan kegiatan tersebut,” tuturnya singkat.
Tampak hadir pada acara tersebut, Walikota Dumai Khairul Anwar beserta istri Hj Nefi Agustina, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Dumai Drs Amiruddin, Anggota DPRD Dumai Hasrizal yang juga Ketua SBSI Kota Dumai, Kabid Pengawasan dan Syarat Kerja Disnakertrans Dumai, Muhammad Fadhly, Ketua Apindo Dumai, Ketua SPTI/ SPSI Kota Dumai, dan sejumlah undangan lainnya. (dcp)