
PEKANBARU – Memasuki bulan suci Ramadhan, pedagang petasan mulai menjamur di Kota Pekanbaru. Pedagang petasan yang musiman ini sangat mudah dijumpai, dengan hanya menggunakan meja kecil. Para pedagang sudah bisa memajang petasan yang dijualnya.
Selain ada petasan, beragam jenis kembang api juga dijajakan para pedagang. Selain memiliki jenis yang berbeda tentu soal harga juga memiliki perbedaan.
Desi salah seorang pedagang petasan mengatakan bahwa dirinya sudah berjualan sepekan sebelum memasuki bulan Ramadhan, pendapatnya dengan membuka sepekan sebelum Ramadhan pembeli akan ramai.
"Ya seperti strategi marketing aja, biar orang-orang tau kalau di dekat sini ada yang jual kembang api," ucapnya, Ahad (3/4/2022).
Desi menjual berbagai macam kembang api, mulai dari yang warna-warni hingga yang terbuat dari kawat. Selain itu Desi juga menjual petasan untuk anak-anak, seperti petasan bawang.
"Kalau petasan bawang ini aman untuk anak-anak, karena bentuknya kecil terus mainnya dilempar ke lantai. Bunyinya juga kecil, gak ada pakai api," terangnya.
Untuk petasan yang dimainkan para remaja ataupun kalangan dewasa, Desi juga menjualnya. Hanya saja dia tidak berani menjual terlalu banyak karena peminatnya yang semakin berkurang.
Selain itu banyak dari petasan yang dijualnya di tahun ini merupakan stok dagangannya di tahun sebelumnya, sehingga di tahun ini dia tidak membutuhkannya modal yang banyak.
"Kalau di bilang untung besar gak, tapi Alhamdulillah cukup untuk nambah-nambah beli makanan," jelasnya.
Desi juga menyadari bahwa menjual petasan dilarang, dari itu dia tidak menjual petasan yang memiliki daya ledak yang kuat kepada anak-anak. ***