DURI - Wilayah Kabupaten Bengkalis, Riau, khususnya Duri, saat ini kualitas udaranya masuk kategori berbahaya dan terparah dibandingkan Kabupaten/Kota lainnya di Riau. Dampak kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan (karlahut) ini berpengaruh buruk pada kesehatan masyarakat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis melalui UPT Dinas Kesehatan Kecamatan Mandau serta Kecamatan lainnya sudah mulai mendistribusikan masker untuk masyarakat di wilayahnya masing-masing. Secara total, ada 12 ribu masker yang dibagikan untuk masyarakat Duri, Bukit Batu, Siak Kecil, Rupat, dan Bengkalis.

"Kebetulan Dinas Kesehatan Provinsi belum lama ini memberikan bantuan masker kepada kita. Lalu masker ini langsung dibagikan ke masing-masing UPT Dinas Kesehatan di wilayah Kabupaten Bengkalis. Laporan terakhir ini masih Duri yang terparah," ujar Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Mohammad Sukri kepada GoRiau.com, Senin (29/8/2016).

Sementara itu, Sukri juga mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan kesehatan saat kondisi udara berbahaya ini. Dalam artinya melakukan aktivitas di luar ruangan wajib mengenakan masker, khususnya kaum ibu yang membawa balita.

"Jangan pula, karena tidak mendapatkan masker dari Dinas Kesehatan lalu tidak mau memakai masker. Banyak lembaga-lembaga serta perusahaan yang juga sudah turun ke Jalan untuk membagikan masker gratis kepada masyarakat. Kita juga berterimakasih kepada perusahaan swasta seperti Grand Zuri Duri yang turut membantu mengingatkan masyarakat menggunakan masker dengan cara bagi-bagi masker gratis di Jalan," tutupnya. ***