
PEKANBARU - Ratusan massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau, mengadu lewat pesan singkat (sms) kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, terkait kasus tindak kekerasan yang menimpa dua mahasiswa BEM Unri.
"Serentak kawan-kawan, keluarkan handphone (HP) kalian dan ketik sms sesuai instruksi. Kita akan mengadu kepada pak Plt Gubri untuk mengakomodir tuntutan kita," seru Presiden Mahasiswa (Presma) Unri, Andreas Pransiskan, Kamis (14/4/2016) di Kantor Gubernur Riau.
Sekejap saja, ratusan massa mengeluarkan gadget HPnya dan sejurus mengetik kalimat sms yang sama sesuai yang diucapkan sang Presma. Isinya, massa meminta Plt Gubri menindak oknum yang melakukan tindak kekerasan terhadap kedua rekan mereka.
Usai melancarkan aksi tersebut, massa membubarkan diri dan mengancam akan melakukan konsolidasi dengan seluruh mahasiswa se Riau untuk kembali menyerbu Kantor Gubri, Jumat (15/4/2016) besok. ***