
PEKANBARU – Sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru masih minim penerangan. Minimnya penerangan jalan ini membuat jalan terlihat redup bahkan gelap sehingga dikhawatirkan memicu terjadinya kecelakaan maupun tindakan kriminal.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso, mengakui bahwa kebutuhan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) mencapai 37.000 titik. Dari jumlah itu, baru 6.000-an yang berhasil diremajakan.
"Karena kita juga menyesuaikan dengan kemampuan keuangan, tenaga personel, peralatan dan sebagainya. Saat ini, dari 37.000 titik kebutuhan PJU, baru 6.000 yang sudah kita remajakan," ujarnya, Rabu (8/6/2022).
Yuliarso menjelaskan, selain adanya keterbatasan tersebut, Pemko Pekanbaru juga harus menghadapi sejumlah masalah yang menghambat percepatan penerangan jalan. Seperti pencurian kabel dan adanya bencana alam.
"Seperti saat hujan deras, angin kencang, itukan jaringannya mati ya. Kabel kita juga berkali-kali di curi sama orang, dan sekarang sedang kita proses di kepolisian," jelasnya.
Meskipun demikian, ia mengaku senang jika warga sudah mulai aktif memberikan laporan terkait permasalahan PJU di Kota Pekanbaru. Menurutnya, pihaknya juga masih berusaha untuk memasang PJU di jalan-jalan Kota Pekanbaru. ***