
PEKANBARU - Keberadaan manusia silver kini menjadi hal yang lumrah ditemui di persimpangan lampu merah, Kota Pekanbaru. Wali Kota Pekanbaru, Firdaus berpendapat, keberadaan manusia silver ini adalah kreativitas anak muda dalam mengekspresikan nilai-nilai seni.
Firdaus mengaku memaklumi keberadaan manusia silver tersebut. Dengan catatan, tidak menggangu ketertiban lalu lintas dan melakukan kegiatan negatif yang meresahkan masyarakat.
"Manusia silver itu, dalam tanda kutip adalah bagaimana mereka mengungkapkan nilai-nilai dan ekspresi. Kita berpikir positif saja, selama mereka masih berjalan di rel jalan yang benar dan tidak menggangu," ujarnya, Selasa (9/2/2021).
Namun demikian, ia meminta agar Satpol PP Kota Pekanbaru tetap melakukan pemantauan. Jika kemudian ada indikasi manusia silver melakukan hal-hal yang mengarah negatif, maka harus segera ditertibkan.
"Kita tetap pantau, jika sudah mengarah ke negatif ya harus ditertibkan," pungkasnya. ***