
PEKANBARU, GORIAU.COM - Di sela mengikuti kegiatan Munas KAHMI, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, menyempatkan mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Huda Al Islami, Jalan Handayani, Pekanbaru, Sabtu (1/12/2012). Kedatangan Mahfud disambut dengan Sholawat Baddar oleh santri. Bersama Mahfud, juga hadir Bupati Indragiri Hilir Indra Muchlis Adnan, Anggota DPRD Kampar Purwaji sebagai penggagas acara.
Dalam ceramah kebangsaannya yang disampaikan di hadapan sejumlah ulama, Ketua MK mengatakan politik dalam Islam menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ummat. Bahkan perintah kedua Allah SWT kepada Rasulullah adalah bentuh politik yaitu menyuruh melawan Abu Jahal dan Abu Lahap dan penguasa jahil zaman itu."Politik dalam Islam merupakan ibadah, ia tidak jelek tetapi fitrah. Karena politik itu ibadah maka siapa yang menjalankannya dengan cara yang kotor maka dia akan berdosa, tetapi jika dilakukan dengan benar maka akan berpahala," ujar Mahfud MD, Sabtu (1/12/2012) sore tadi.Ia mengatakan saat ini saat ini negara kita sedang "becek" karena praktek politik kotor serta politik transaksional. Oleh sebab itu, jika ingin negara ini bagus maka ada 3 pilar yang harus ditegakkan yaitu rakyat, umaroh (pemerintah) dan ulama."Rakyat kita saat ini berbicaranya sudah seperti tidak kenal budaya lagi, tapi jangan lantas menyalahkan rakyat. Kata Imam Ghozali rakyat rusak karena umarohnya rusak. Tapi umaroh rusak juga karena ulamanya berada tidak pada jalurnya. Sekarang banyak ulama yang menjadi artis sinetron dan menjadi penyenang hati para umaroh karena kepentingan-kepentingan," katanya.Akan tetapi ulama seperti itu hanya ada di kota (Jakarta), tidak di daerah-daerah. "Alhamdulillah ulama kita masih berada pada posisinya. Kepada para kiyai, tuntunlah umat dan bimbinglah dengan benar pemerintah. Katakan salah kalau itu salah, katakan benar kalau itu benar," jelasnya lagi.Sementara itu Purwaji selaku panitia acara mengatakan, kaum nahdiyin sangat bangga dengan Mahfud MD sebagai aset bangsa di tengah ketidakpastian hukum di negara ini beliau tampil sebagai ketua MK yang merupakan lembaga kredibel dan dipercaya rakyat Indonesia saat ini. Jika memang nanti Mahfud maju sebagai Calon Presiden RI tahun 2014 maka kaum nahdiyin di Riau siap memenangkannya. (drc)