JAKARTA - Tak hanya memajang sejumlah program unggulan perusahaan. APRIL Group juga memamerkan hasil program Community Development (CD) pada The 8th Indogreen Environment & Forestry Expo 2016 di Jakarta Convention Center.

Madu Sialang dalam kemasan botol kaca yang diberi label Foresbi merupakan madu yang diperoleh dari pohon sialang di kawasan konservasi PT RAPP. Foresbi, merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh mitra bina yang ada di Pelalawan, Riau.

Staff Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah, Ir Ilyas Asaad MP, MH, berkesempatan mengunjungi stand pameran milik APRIL Group, terkesan dan penasaran dengan Foresbi.

Feresbi, merupakan madu asli alam yang diperoleh dari pohon Sialang di kawasan konservasi. Pohon-pohon Sialang tersebut memang tetap dilestarikan keberadaannya, sehingga bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Ads
"Kita seimbangkan antara hutan tanaman dengan hutan konservasi," kata Managing Director of APRIL Indonesia Operations, yang juga Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Tony Wenas, kepada GoRiau.com, Kamis (26/5/2016).

Menurut Wenas, seiring dengan berjalannya program (sustainable forest management policy/SFMP 2.0) dengan kebijakan konservasi 1:1, keberadaan hutan akan tetap lesatari dan terjaga.

"Saya rasa belum ada perusahaan di dunia yang berani menerapkan komitmen satu banding satu ini, ini baru APRIL," ungkapnya.

Wenas menegaskan, APRIL Group sangat berkomitmen dalam upaya menjaga kelestarian alam secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya menjaga iklim, salah satu dari pedoman 4C yang dipegang perusahaan penghasil pulp dan kertas terbesar di Asia ini (good for climate).(***)