BENGKALIS, GORIAU.COM - Pemadaman lampu yang dilakukan PLN Ranting Bengkalis, beberapa jam yang lalu, memakan korban. Adalah bocah usia 10 tahun, warga Sebauk, Bengkalis terbakar seluruh tubuhnya akibat lampu teplok meledak dan menyambarnya.

Saat ini bocah malang tersebut sedang mendapat perawatan intensif di RSUD Bengkalis karena mengalami luka bakar cukup serius. Ibunya juga mengalami luka bakar.

Informasi yang diperoleh di rumah sakit, saat listrik mati setelah maghrib, karena tak punya genset keluarga ini menghidupkan lampu teplok untuk penerangan. Entah bagaimana ceritanya, lampu teplok itu meledak dan menyambar bocah malang itu dan ibunya. Belum diketahui identitas ibu dan anak itu. Saat ini keduanya masih mendapat perawatan intensif dari pihak rumah sakit.

Listrik di sebagian besar wilayah Pulau Bengkalis yang mengalami gangguan pada jaringan utama bawah tanah (express feader) sejak Sabtu (21/6/2014) malam lalu, menjelang maghrib tadi sudah berhasil diperbaiki oleh PLN sehingga lampu sudah normal kembali. Yang agak aneh, ketika perbaikan selesai dan listrik kembali menyala, malah di wilayah Kelapapati dan Meskom, termasuk Sebauk yang sebelumnya tidak mengalami gangguan, justru padam dan sampai berita ini diturunkan belum menyala.(jfk)