
PEKANBARU, GORIAU.COM - Untuk menyukseskan PON XVIII, sedikitnya lima Polda turut mengamankan pelaksanaan PON XVIII di Provinsi Riau. Lima Polda di Sumatera yang terlibat adalah Polda Sumatera Utara (Sumut), Jambi, Palembang, dan Sumatera Barat (Sumbar), serta ribuan personil Polda Riau. Kapolda Riau Brigjen (Pol) Suedi Husein di Pekanbaru, Minggu (2/9), mengatakan pihaknya telah meminta bantuan kepada lima Polda tersebut.
Menurut dia, bantuan yang diberikan dari empat Polda tersebut berupa kendaraan operasional beserta personil. "Kami meminta bantuan dari Polda Sumut, Jambi, Palembang dan Sumbar karena kekurangan mobil dan sepeda motor, karena pengadaannya tidak sempat lagi. Jadi kami pinjam dari sana termasuk personilnya 25 orang," kata Suedi Husein.
Bala bantuan tersebut, lanjutnya, akan melengkapi pasukan dari Polda Riau yang sudah disiapkan sebelumnya. Ia mengatakan sekitar 4.600 personil dari jajaran Polda Riau akan disiagakan selama pelaksanaan PON XVIII.
Untuk pengamanan di wilayah perairan, lanjutnya, akan ada 12 kapal dari Direktorat Polair yang akan melakukan patroli rutin. "Jumlah personil dari kita totalnya kurang lebih 4.600 orang, dimana 1.100 personil dari Polda Riau dan lainnya dari jajaran Polres di kabupaten/kota," katanya.
Secara keseluruhan, ia mengatakan pengamanan PON XVIII akan melibatkan TNI dan Satpol PP. Gabungan ketiganya membentuk tujuh satuan tugas yang berada dalam satu payung operasi dengan sandi "Serindit Siak". "Seluruh personil dengan bantuan TNI dan Satpol PP berjumlah 5.090 personil," ujarnya.
Tujuan pembentukan Operasi Serindit Siak adalah untuk pengamanan terhadap 54 arena pertandingan, atlet dan ofisial, hotel dan penginapan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan PON XVIII.
PON XVIII diikuti 33 provinsi dan akan dibuka secara resmi pada 11 September oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sejumlah pertandingan akan sudah dimulai pada tanggal 6 September dan penutupan dijadwalkan pada tanggal 20 September. ***