CIMAHI – Telkomsel resmi membuka Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 10 bertema "Level Up the Future with AI" di SMK Negeri 1 Cimahi, Senin (21/1/2026). Program literasi digital tahunan ini kembali digelar untuk membekali pelajar SMA/SMK dengan kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan secara kreatif, aman, dan produktif, berlandaskan prinsip BAIK (Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif).

Setelah pembukaan di Cimahi, IBFEST akan berlanjut ke Jambi (5/2), Pontianak (22/4), dan ditutup di Surakarta (30/4). Program ini menghadirkan tiga kegiatan utama: AI Camp Training, AI Workshop, dan diskusi inspiratif bersama praktisi AI dan pegiat literasi digital.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyampaikan, "Di Internet BAIK Festival Series 10 ini, kami ingin memastikan generasi muda tidak hanya mengenal AI sebagai tren, tetapi mampu menggunakannya sebagai alat yang solutif. AI bukanlah ancaman, melainkan akselerator kreativitas dan kapabilitas manusia."

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan inisiatif Telkomsel Jaga Cita untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan melalui berbagai solusi seperti Ilmupedia, Skul.id, Kuncie, dan by.U.

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, turut mengapresiasi kegiatan ini.

"Kami mengapresiasi konsistensi Telkomsel melalui Internet BAIK Festival dalam membekali generasi muda dengan keterampilan digital dan AI. Pemerintah berharap pelajar tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab," ujarnya.

Tiga Jalur Pembelajaran Berbasis AI

AI Camp Training terdiri dari tiga jalur pembelajaran yang dirancang sesuai minat dan potensi peserta:

- Creativa (Seni Digital): Eksplorasi karya seni berbasis AI seperti musik, film pendek, poster bergerak, hingga cerita ilustrasi.

- Syntech (Solusi Inovatif): Pengembangan aplikasi, gim edukatif, hingga prototipe digital yang menyelesaikan masalah sehari-hari.

- Cyberlite (Keamanan Digital): Edukasi tentang keamanan siber melalui pembuatan film pendek, kampanye anti-hoaks, dan poster anti-penipuan.

Edukasi Menyeluruh untuk Siswa, Guru, dan Orang Tua

Selain pelatihan untuk pelajar, IBFEST juga menghadirkan AI Workshop yang disesuaikan dengan peran masing-masing peserta dalam ekosistem pendidikan:

- Untuk Pelajar: “Generative AI 101 dan Praktik Singkat AI Kreatif” agar mampu mengekspresikan ide secara etis dan kreatif. - Untuk Guru: “AI in Education & Digital Safety” guna memperkuat peran guru sebagai mentor digital. - Untuk Orang Tua: “Safe & Smart Parenting di Era AI” sebagai panduan mendampingi anak berinternet dan memahami peran AI di rumah.

Diskusi inspiratif bertema “AI untuk Masa Depan yang BAIK” juga digelar untuk memperkuat pemahaman literasi AI dan keamanan digital, termasuk sosialisasi PP TUNAS yang menekankan perlindungan anak di dunia maya.

Satu Dekade Internet BAIK

Memasuki tahun ke-10, Internet BAIK telah menjangkau lebih dari 41.069 pelajar di 1.484 sekolah, melibatkan 9.553 guru dan orang tua di 296 kota/kabupaten. Program ini juga telah melahirkan lebih dari 1.600 Agents of Change dan 1.624 karya digital kreatif.

Informasi lengkap dan pendaftaran IBFEST Series 10 dapat diakses di laman internetbaik.id. ***