PEKANBARU - DPRD Riau menyarankan Pemprov mengkaji ulang rencana pembangunan jalan underpass sebagai ganti proyek fly over di perempatan Jalan Soekarno Hatta-Jalan Tuanku Tambusai (simpang empat SKA). Sebelumnya rencana fly over sudah dianggarkan sebesar Rp2 miliar di APBD 2013.

Anggota Komisi D DPRD Riau Abdul Wahid mengatakan, secara umum apapun rencana yang dibuat Pemprov Riau tidak masalah selagi mampu mengatasi masalah kemacetan di kawasan itu. Namun, perlu dikaji dampak negatif jika kemungkinan underpass ini dibangun.

"Perencanaan pembangunan fly over sudah dianggarkan Rp2 miliar. Makanya kami sarankan untuk perlu dikaji ulang lagi rencana underpass itu," kata Abdul Wahid, Selasa (24/1/2017).

Menurut dia, sistem underpass itu rawannya ketika hari hujan dikhawatirkan drainasenya tidak bisa menampung debit air dengan jumlah banyak.

Terkait besaran anggaran yang digunakan untuk pembangunan jalan underpass, ia mengatakan butuh kajian terlebih dahulu. Termasuk untuk membandingkan besaran anggaran pembangunan jalan fly over dan underpass.

"Terkait anggaran, silahkan masukkan. Asal harus ada studi tentang kemungkinan yang efektif," lanjut dia.

Namun demikian, jika Pemprov memiliki pertimbangan lain untuk itu, politisi PKB ini tidak akan mempersoalkan. Baginya, sistem apapun yang akan digunakan, asalkan bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan anggota Komisi D H. Mansur HS. Politisi PKS itu mengatakan, sistem underpass sebetul tidak ada persoalan. Namun demikian harus dilihat seberapa efektif dan layan antara kedua sistem ini nantinya.

"Sebenarnya kalau masalah fly over ini terkait pembebasan lahan. Bagi kami tidak apa-apa, jika dibuat dalam bentuk underpass. Tapi, penting dilihat dulu aspek plus minus, perlu juga dikaji bagaimana ruang terbuka hijau dan dampak secara langsung pada kawasan sekitar," katanya.

Pada prinsifnya, Mansur tak mempersoalkan apakah sistem underpass atau fly over. Hanya Ia meminta jangan sampai dengan pembangunan ini nanti menghilangkan kawasan serapan air dan ruang hijau.

Baca Juga: Simpang SKA juga akan Dibangun Fly Over

Sebelumnya Pemprov Riau akan mengganti rencana proyek pembangun fly over dengan sistem underpass guna memperlancar lalu lintas yang saat ini terbilang padat.***