BENGKALIS- Rasanya sudah cukup banyak keluh kesah yang disampaikan masyarakat terkait kerusakan lapangan pasir taman Andam Dewi Bengkalis. Tidak hanya lewat pemberitaan di sejumlah media masa, tapi juga berbagai sentilan melalui media sosial dan lainnya. Sayangnya, sampai sejauhini belum ada upaya dari pihak terkait untuk memperbaikinya dan kini kerusakan turap Andam Dewi semakin parah.

Yang dikawatirkan sejumlah warga tidak hanya soal taman pasir yangdibangun era Bupati H Syamsurizal itu saja yang semakin rusak, tapijuga berkubik-kubik pasir tergerus ke laut. Sepertiterlihat saat ini, di sisi taman atau turap yang rusak, terdapatseperti parit karena pasir timbunan sudah tergerus sedemikian banyak.

“Apa susahnya merawat taman si kecil ini, jauhlah lebih sulitmembangunnya ketimbang merawat. Sudah berkali-kali dikeluhkan dandisampaikan masyarakat terkait kondisi taman Andam Dewi yang rusak,bukannya diperbaiki malah terkesan dibiarkan semakin rusak,” keluhLina warga Bengkalis, Minggu (15/1/2016).Seperti terlihat, susunan batu dengan lebar satu meter dan panjangsekitar 100 meter pada sisi tengahnya patah. Susunan batu tersebut,selain digunakan untuk duduk santa karena di atasnya juga dibangun tempat duduk juga berfungsi untuk menahan timbunan pasir agar tidak tergerus ke laut itu.

Ketika susunan batu-batu itu patah, otomatis air pasang akan naik ke darat melalui patahan dan kini sudah terbentuk seperti parit. “Kalau dari tahun kemarin diperbaiki saya pikir kerusakannya tidak akan separah ini, tidak banyak pasir yang tergerus kelaut. Tapi lihatlah, kerusakannya semakin parah, entah sudah berapa ratus kubik pasir hanyut,” kesal Lina.

Warga Bengkalis yang aktif senam pagi di Lapangan Pasir tersebutberharap, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bisa segera memperbaiki sebelum kerusakan bertambah parah. ‘’Setahu kami tahun 2016 lalu ada perbaikan taman air mancur, sayangnyaturap Andam Dewi tidak sekalian diperbaiki. Harapan kami mudah-mudahantahun 2017 ini diperbaiki,’’ harap Lina.

Hal senada disampaikam Eqbal. Dirinya juga mengaku heran terkaitkurangnya respon para pengambil kebijakan terkait kerusakan lapangan pasir taman Andam Dewi. Patut diragukan komitmen pemerintah membangunkawasan pariwisata pantai Selatbaru dan Rupat, jika keinginan merawattaman se kecil Andam Dewi saja setengah hati.

''Kalau satu atau dua tahun lalu diperbaiki, mungkin anggarannya tidak sampai puluhan juta, tapi karena dibiarkan berlarut-larut sehingga kerusakannya semakin parah, pasti anggarannya bakal membengkak hingga ratusan juta. Tengoklah, berapa ratusan kubik pasir yang hanyut ke laut, sehingga membentuk kolam dan parit seperti itu, pasti anggarannya tidak sedikit untuk menimbun kerusakan,'' ujar Eqbal.*** #BENGKALIS