SELATPANJANG, GORIAU.COM - Bersempena dengan perayaan Ultah LAMR ke II tanggal 18 Juli 2013 mendatang, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti merencanakan akan mengkaji penabalan gelar bagi publik figur yang dinilai berjasa dalam membangun dan memajukan Meranti. Bila penabalan gelar itu dinilai sudah memenuhi syarat dan ketentuan, maka akan dilakukan pada perayaan ulang tahun LAMR Kepulauan Meranti ke-2 Juli mendatang.

Hal itu diungkapkan Ketua LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, H Ridwan Hasan, kepada sejumlah media di Balai Adat LAMR Kepulauan Meranti Selatpanjang, baru-baru ini. Dikatakannya, penabalan gelar tersebut akan dilakukan bagi orang yang dinilai sangat berjasa dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.

''Mulai tahun ini akan dilakukan pengkajian, dengan melibatkan unsur pengurus LAMR dan Majelis Kerapatan Adat, dengan meninjau sejumlah syarat dan ketentuan terhadap mekanisme penabalan gelar dimaksud,”katanya. 

Selain itu ungkap Ridwan, LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti juga akan melakukan pengukuhan- pelantikan pengurus LAMR di tingkat kecamatan se Kabupaten Kepulauan Meranti. Juga akan menerbitkan buku panduan menyangkut pelaksanaan adat acara pernikahan, masakan khas Melayu, penyelenggaraan mayat sesuai syariat islam, hingga masalah tata cara kenduri mendoakan arwah.

LAMR juga akan mengorganisir keberadaan seluruh group Al-Barzanji dan Asrakal serta mengembangkan Berdah yang saat ini sudah langka ditengah-tengah masyarakat. Rata-rata karena orangnya sudah banyak yang meninggal dunia dan belum berganti. Ini sebagai bentuk upaya regenerasi kesenian dan budaya bernafaskan Islam.

Terakhir kata Ridwan, LAMR juga berencana melakukan kunjungan kerja muhibbah ke Malaysia. Kunjungan tersebut dalam rangka mendalami akar budaya Melayu serumpun serta mendalami referensi sejarah Melayu. (kst)