
PEKANBARU, GORIAU.COM - Bakal calon Gubernur Riau H. Jon Erizal, SE, MBA, akan menjadikan Provinsi Riau sebagai Pusat Bahasa Indonesia karena Bahasa Indonesia memang berasal dari Bahasa Melayu Riau.
‘’Kita akan jadikan Riau sebagai kiblatnya Bahasa Indonesia,’’ ujarnya ketika berdialog dengan seniman dan budayawan Riau di halaman Dewan Kesenian Riau (DKR), Selasa (15/1/2013) petang.
Dialog tersebut dipandu oleh mantan Ketua DKR, Taufik Ikram Jamil dan diikuti oleh puluhan seniman dan budayawan antara lain Dantje S.\ Moeis, Zuharman, Fachri Semekot, Kazzaini KS, Syaukani Al Karim, Furqon LW, Yoserizal Zen, Heriyanto Hadi serta mahasiswa Sekolah Tinggi Seni Riau (STSR). Dialog berjalan santai namun serius. Acara diawali dengan pemutaran lagu berjudul *Jon Erizal* yang dibawakan penyaji Buyung Atan Lasak.
Menurut Jon Erizal, Bahasa Indonesia adalah sumbangan terbesar Riau untuk Indonesia, disamping hasil alam, minyak dan gas. Sayangnya, tak pernah menjadi perhatian sehingga perannya dianggap tidak penting. Padahal, jika tidak ada Bahasa Melayu Riau, mungkin susah berkomunikasi diantara warga negara Indonesia. ‘’Bayangkan jika Bahasa Indonesia itu berasal dari bahasa daerah lain, mungkin susah kita untuk berkomunikasi,’’ kata putra kelahiran Bengkalis itu.
Selama ini, kata Jon Erizal, Riau hanya dikenal sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia, tapi tidak pernah dijadikan pusat sekaligus pengembangan Bahasa Indonesia. Sehingga, ketika orang mempelajari dan memperdalam Bahasa Indonesia, tidak pernah dating ke Riau. Mereka justru mencari literatur ke perpustakaan di Jakarta, Malaysia, Singapura, bahkan Belanda. ‘’Di Riau sangat minim literature dan dokumentasi tentang Bahasa Indonesia,’’ ujarnya.
Dalam dialog itu terungkap kerisauan sejumlah seniman dan budayawan Riau terhadap keberlangsungan Budaya Melayu. Mulai dari dijualnya manuskrip Riau ke luar negeri, nasib seniman yang tak terperhatikan, hilangnya istilah dan penamaan bahasa Melayu karena pengaruh bahasa daerah\ lain, sampai kepada pengembangan seni dan budaya Melayu Riau.
‘’Saudara Taufik Ikram dan kawan-kawan sudah menyiapkan visi kebudayaan saya, Insya Allah kita komit untuk itu,’’ ujar Jon Erizal. (rls)