
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Warga Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil) harus kembali mandi menggunakan air galon, pasalnya sudah 2 hari terakhir ini air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri tidak mengalir ke rumah-rumah warga.
Aliran air tidak mengalir kususnya ke rumah warga yang bertempat tinggal di Jalan Abdul Manaf, H Sadri, Cempaka, Cendrawasih, Sultan Syarif Qasim, Kartini, Datuk Bandar, dan Swarna Bumi, sehingga mau tidak mau warga harus menggunakan air galon sebagai pengganti air PDAM yang biasanya digunakan mereka.
Ade salah satu warga yang berdomisili di kawasan Jalan Sultan Syarif Qasim mengatakan terpaksa menggunakan air galon untuk mandi dan memenuhi kebutuhan lainnya seperti mencuci piring, karena disekitar rumahnya tidak ada sumber air lain seperti sumur, apalagi ia dan keluarganya tidak pernah menampung air hujan.
''Aduh, PDAM bisa rugi saya jika menggunakan air galon terus mandinya,'' kata Ade.
Sementara itu, Direktur PDAM, Eddiwan Shasby saat dikonfirmasi GoRiau.com, Selasa (19/8/2014) mengenai hal tersebut mengatakan air tidak mengalir dikarenakan kerusakan pada instalasi yang berada di PDAM Pulau Palas.
''Pompa intake 22 Kilo What dan pompa pipa Gb Inlet IPA 20 liter kita mengalami kerusakan, mengakibatkan IPA atau Instalasi pengolahan air tidak beroperasi,'' sebut Eddiwan menjelaskan.
Saat ini tenaga di lapangan dikatakan dia tengah melakukan perbaikan. ''Kita upayakan dalam 2 hari ini sudah normal kembali, meskipun dengan segala keterbatasan yang ada namun kami tetap berupaya bekerja dengan maksimal,'' tegas staff ahli Bupati Inhil ini.(ayu)