BENGKALIS, GORIAU.COM - Aksi penyelundupan kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh sebuah kapal yang memuat barang yang nilainya miliaran rupiah. Aksi ini digagalkan Kantor Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Pratama Bengkalis Senin, (29/4/2013). Petugas petugas Bea Cukai berhasil menangkap KLM Hasil Makmur Utama beserta muatan yang tidak di lengkapi dokumen-dokumen resmi.

Selain mengamankan ribuan paket barang ilegal senilai miliar rupiah, petugas Bea Cukai juga mengamankan sembilan orang anak buah kapal.

Kepala Kantor Bea Cukai Tipe Pratama Bengkalis, Nurhasan Ashari melalui Kepala Sub Seksi Pencegahan dan Penindakan, H Dahwir belum dapat memberikan informasi yang lebih rinci terkait penangkapan kapal dan muatan juga beserta ABK dikarenakan masih dalam proses pemeriksaan.

''Untuk jenis dan jumlah muatan kita belum tahu hasilnya karena masih dalam proses pencacahan,'' ujar Dahwir.

Dijelaskan Dahwir, kronologi penangkapan terjadi ketika petugas melakukan patroli rutin menemukan KLM Hasil Makmur Utama dipenuhi muatan tengah bersandar di pelabuhan rakyat Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil. Ketika di lakukan penangkapan, petugas Bea Cukai hanya dapat meringkus 8 orang ABK, sedangkan nakhoda kapal berhasil kabur.

Dugaan sementara, menurut pengakuan ABK kapal bermuatan berbagai bahan tekstil dan mainan anak-anak tersebut berasal dari Pork Klang, Malaysia tujuan Jambi. Secara kasat mata, jelas Dahwir, kapal tersebut diperkirakan bermuatan 250 higga 300 ton.

Dahwir berjanji akan melakukan konferensi pers setelah proses pemeriksaan terhadap ABK kapal beserta muatan selesai. “Saya rasa segitu aja dulu, setelah proses pencacahan selesai kita akan hubungi kawan-kawan wartawan,” tutupnya. (jfk)