PANGKALAN KERINCI - Sumarni alias Mami, nenek berusia 57 tahun warga Jalan Kutilang SP5 Jalur 12 Desa Bukit Agung, Kecamatan Kerinci Kiri, Kabupaten Siak tak berkutik saat diamankan polisi di rumahnya.

Dia ditangkap karena kepemilikan narkoba bersama rekannya DP alias Dwi (19) warga Jalan Hangtuah SP6 Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Polisi juga turut mengamankan dua orang lainnya yakni AP (35) dan Su (39).

Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, Senin (22/7/2019) mengatakan, penangkapan Mami berawal dari tertangkapnya Dwi oleh Satres Narkoba Polres Pelalawan, Sabtu (20/7/2019) jam 20.15 WIB. Polisi berhasil menyita sabu seberat 0,22 gram.

"Dari pengakuan kurir ini, ia mengaku bahwa barang bukti sabu tersebut adalah miliknya yang dibeli dari Mami. Dwi ditangkap di Jalan Hang Tuah Desa Makmur," ungkapnya.

Lanjut Kapolres, kemudiam dilamikan pengembangan ke rumah Mami di Desa Bukit Agung, Kecamatan Kerinci Kiri, Siak dan berhasil diamankan Mami di rumahnya.

"Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa dompet berisi satu paket sedang sabu seberat 1,54 gram, HP, alat hisap dan uang tunai. Pelaku mengakui barang haram itu miliknya," tandasnya.

Dalam penggerebeka ini, jelas Kapolres, turut diamankan dua orang lainnya yakni AP (35) dan Su (39) sebahai pemakai. Keduanya diamankan di rumah Mami, saat dilakukan penggerebekan.

"Keduanya ini hendak memakai sabu, kemudian langsung diamankan. Saat digeledah ditemukan di lantai dapur tempat keduanya duduk satu paket kecil sabu 0,32 gram. Keduanya mengaku usai membeli sabu dari Mami," papar Kapolres Pelalawan, kepada GoRiau.*