BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dan Wakil Bupati H Sulaiman SS MH, Minggu (22/5/2022) menyempatkan diri berkunjung ke kampung nelayan di Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, Riau. Dalam kunjungan tersebut bupati melihat berbagai potensi yang dimiliki nelayan dalam meningkatkan perekonomian secara terpadu.

Tempat pertama dikunjungi adalah home industri pengolahan ikan asin (kering) yang dilakukan oleh ibu rumah tangga. Dengan potensi ikan yang besar, yang dimiliki Rokan Hilir, keduanya yakin, nelayan Rohil akan bangkit mengingat ada sinergi antara anggota keluarga, dimana saat para lelaki pergi ke laut, para ibu rumah tangga bisa mengembangkan usaha rumahtangga seperti pengolahan ikan asin. 

GoRiau Bupati Rokan Hilir Afrizal Sin
Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dan Wakil Bupati H Sulaiman SS MH, Minggu (22/5/2022) mengunjungi keluarga nelayan di Bagan Barat.

''Ini sinergi yang bagus. Ikan yang didapat juga sebagian bisa dikeringkan oleh ibu-ibu sehingga jika kualitasnya bagus, akan memiliki nilai jual yang tinggi. Bahkan ikan asin ini bisa dikirim keluar daerah bahkan keluar negeri,'' ujar Afrizal Sintong.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati juga menyempatkan melakukan dialog dengan warga dalam upaya mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

''Hasil perikanan kita ini bisa diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan beragam produk yang berkualitas. Namun untuk mencapainya, perlu kerjasama dan inovasi dan berbagai pihak terutama dinas terkait. Nantinya kita akan berusaha semua dinas untuk membuat program yang terpadu seperti Dinas Koperasi dan UMKM untuk bantuan koperasi, Dinas Perikanan untuk bantuan alat tangkap, jaring dan lain-lain. Intinya dukungan ini harus terpadu sehingga benar-benar tepat sasaran,'' ujar Afrizal Sintong.

Dikatakan, pasca pandemi dimana sekarang sudah mulai normal, ekonomi harus bangkit, warga diharapkan kembali beraktifitas seperti semua dan tentunya mampu meningkatkan perekonomian. ''Kita berharap semua warga, bersama-sama bangkit, sehingga bisa keluar dari krisis yang sempat melanda global ini,'' tutupnya.

Pada kesempatan itu, bupati dan wakil bupati juga melihat jalur sungai yang ada di Pelabuhan Nelayan yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir. ''Ini akan kita normalisasi, alurnya mengalami penyempitan,'' tutupnya. (advertorial)