PEKANBARU, GORIAU.COM - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hulu, Ramzi Durin SH MH, sempat membuat peserta Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan calon terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2013 putaran kedua. Pasalnya Ramzi tidak mengumumkan beberapa poin angka yang ditunggu saksi dan insan pers.

Pantauan GoRiau.com, Jumat (6/12/2013) sore di Labersa Hotel, Ramzi mengumumkan hasil pemilihan di Kabupaten Rohul.

Layaknya dua KPU kabupaten kota sebelumnya, Pekanbaru dan Kampar, Ramzi juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk menyampaikan hasil itu.

Setelah Ramzi mengumumkan jumlah dpt laki-laki dan perempuan, jumlah yang menggunakan hak pilih, dan sebagainya, Ramzi langsung mengumumkan hasil perolehan suara pasangan nomor urut 1 dan pasangan nomor urut 2. Kemudian Ia menyudahi laporan tersebut.

Tiba-tiba beberapa peserta bergumam menanyakan jumlah suara sah, tidak sah, dan jumlah suara sah ditambah tidak sah.

"Suara sah berapa, tidak sah berapa," ujar beberapa saksi pasangan Cagubri.

Terlihat Ramzi kembali mengenakan kacamata dan membacakan data yang diminta saksi pasangan Cagubri ini. Tapi lagi-lagi Ramzi membingungkan pasalnya Ia hanya mengumumkan suara tidak sah, dan total suara tidak sah tambah suara sah dengan terputus-putus.

"Suara tidak sah 3867, suara sah dan tidak sah 227.602," kata Ramzi kemudian menyerahkan laporan tersebut ke KPU Riau.

"Apa ne, kalau mengumumkan itu yang jelas dong," ungkap beberapa teman media yang hadir pada sore itu.

"Sudah jangan dipermasalahkan, tinggal dikurangi total sah dan tidak sah dengan suara tidah sah itu," ujar yang lain sambil meledek.(zal)