
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kawanan penjahat beraksi di depan Bank BNI, Desa Babussalam Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu (26/8/2015). Bandit ini berpura-pura menjemput korban atas suruhan keluarga. Setelah di dalam mobil, mereka menyekap dan merampas perhiasan emas dan barang berharga korban senilai Rp25 juta.
Risma Leliana (40) tak menyangka kalau orang tak dikenal (OTK) yang menjemputnya Rabu (26/8/2015) sore pukul 17.30 WIB, adalah kawanan penjahat. Dengan meyakinkan, para pelaku ini membawanya masuk ke dalam mobil, dengan alasan disuruh menjemput oleh keluarga.
Usai itu, Risma lalu disekap dan dipukuli. Seluruh perhiasan emas dan harta benda di dalam tas korban pun turut disikat. Untuk menghilangkan jejak, kawanan ini kemudian membuang korban ke pingggir jalan, depan Simpang Masuk PTPN V.
Dalam keadaan tak berdaya, Risma akhirnya ditolong warga sekitar, yang dilanjutkan dengan membuat Laporan Polisi (LP) ke Mapolres Rohul. "Kita sudah menerima laporan korban. Pengakuan yang bersangkutan, ia dijemput OTK dengan alasan disuruh pihak keluarga," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, SIK, MM.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp25 juta. Kepolisian, sambung Guntur, masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang ditaksir lebih dari satu orang itu. "Masih kita selidiki, sesuai keterangan dan ciri-ciri yang dijelaskan korban," tukasnya.
Terkait kasus ini, AKBP Guntur mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati, apalagi terhadap orang yang tidak dikenal. "Seperti contoh kasus diatas, mestinya korban memastikan dahulu kepada pihak keluarga apakah itu benar. Sebab itu masyarakat harus lebih waspada agar terhindar dari kriminalitas," tukasnya. (Had)