
JAKARTA - Agenda penguatan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Lancang Kuning memasuki fase krusial. Seluruh legislator pusat dari wilayah pemilihan Provinsi Riau resmi meleburkan diri ke dalam satu wadah perjuangan politik kolektif demi mengamankan alokasi anggaran belanja negara secara maksimal, Selasa (9/6/2026).
Aksi nyata ini ditandai dengan peresmian Forum DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau, Senin (8/6/2026). Wadah koordinasi ini mengintegrasikan seluruh wakil rakyat lintas partai politik dari wilayah kompetisi Dapil Riau 1 dan Riau 2 guna mempercepat komunikasi dan eksekusi program strategis daerah di tingkat kementerian.
Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief menjelaskan bahwa ego sektoral kepartaian harus dikesampingkan jika menyangkut kepentingan masyarakat daerah. Dengan menyatunya suara para legislator, posisi tawar Provinsi Riau dalam memperbutkan kue APBN di pusat akan menjadi jauh lebih diperhitungkan.
"Kami mencoba menyatukan seluruh fraksi dan seluruh partai yang ada di Provinsi Riau. Sebanyak 13 anggota DPR RI dari Dapil Riau 1 dan Riau 2 menjadi satu kesatuan dalam Forum DPR RI Dapil Riau," paparnya sebelum mengikuti Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan.
Langkah politik parlemen ini mendapat respons positif dari jajaran eksekutif di daerah. Prosesi peluncuran forum bahkan dikawal langsung oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, serta seluruh bupati dan wali kota dari berbagai kabupaten dan kota di Riau.
Kekompakan lintas lembaga ini segera ditindaklanjuti dengan rencana aksi riil di lapangan. Rombongan besar perwakilan politik dan eksekutif Riau dijadwalkan bakal melakukan diplomasi anggaran langsung dengan pengambil kebijakan keuangan negara dalam waktu dekat.
"Ini menjadi ajang yang sangat luar biasa. Salah satu kesepakatan kami adalah pada 19 Juni mendatang akan bertemu dengan Menteri Keuangan untuk menyampaikan berbagai program yang diusulkan oleh bupati, wali kota, dan perangkat daerah di Provinsi Riau," ungkapnya.
Kolaborasi erat ini ditargetkan mampu meloloskan draf program pembangunan daerah secara maksimal dalam rencana pembiayaan negara jangka pendek. Sinergi ini menjadi tumpuan harapan baru bagi percepatan pembangunan di daerah.
"Mudah-mudahan kompaknya anggota DPR RI, gubernur, bupati, dan wali kota se-Provinsi Riau ini bisa membawa lebih banyak program APBN 2027 untuk masyarakat yang ada di Provinsi Riau," urainya. ***