
PEKANBARU - Dalam memperingati Global Tiger Day, Perkumpulan Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi Alam (Yapeka) bersama forum HarimauKita, dan Indonesian Ecotourism Network (Indecon) yang didukung oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, mengadakan Focus Group Discussion di Hotel Aryaduta, Senin, (30/7/2024).
Selain mengadakan FGD, acara ini juga diisi oleh talkshow dengan menghadirkan narasumber, dan presentasi dari beberapa keynote speaker.
Direktur Konservasi Yapeka, Agus Wijayanto mengatakan, acara ini diadakan untuk mendorong seluruh pihak melindungi Harimau Sumatera.
“Pada hari ini kami mengundang berbagai pihak, mulai dari pemerintahan, LSM, perusahaan, media, dan lain sebagainya. Bisa dibilang acara kita hari ini adalah workshop multipihak dimana semua orang turut andil dalam melindungi harimau sumatera,” katanya saat diwawancarai GoRiau.com, Senin, (30/7/2024).
Ia menjelaskan, Yapeka terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk melindungi keberadaan harimau sumatera.
“Kami juga bekerjasama dengan RT dan RW setempat, pokoknya kami berusaha melakukan upaya bagaimana keberadaan harimau ini tidak mengganggu masyarakat dan sebaliknya,” jelasnya.
Menurut Agus, saat ini yang menjadi tantangan Riau dalam konservasi Harimau Sumatera saat ini adalah perlunya kebijakan pusat dan kebijakan daerah yang sejalan.
“Masih ada perbedaan antara kebijakan pusat dan daerah, yang satu ingin melindungi, dan satunya lagi ingin mempercepat pembangunan. Jadi harus dipikirkan juga bagaimana hubungan dari kedua belah pihak ini bisa klop,” tutupnya. ***