
PEKANBARU - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali menunjukkan langkah nyata dalam memutus mata rantai peredaran barang haram di wilayahnya. Petugas menyisir kawasan padat penduduk di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pekanbaru Kota, Sabtu (6/6/2026) malam.
Langkah tegas ini bermula dari keresahan warga setempat terkait maraknya aktivitas transaksi narkotika. Merespons laporan tersebut, tim operasional langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan mendalam di lokasi yang selama ini mendapat pengawasan ekstra.
Tepat pukul 23.15 WIB, kecurigaan aparat mengarah pada seorang pemuda berinisial YSI (26). Tanpa membuang waktu, petugas langsung melakukan pemeriksaan fisik terhadap pemuda yang diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap tersebut, dengan disaksikan langsung oleh Ketua RT setempat.
Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa dua paket kecil yang diduga kuat berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor mencapai 1,39 gram. Selain itu, petugas juga menyita uang tunai senilai Rp2.566.000 dan satu unit telepon genggam yang disinyalir kuat sebagai alat komunikasi transaksi.
Hasil interogasi awal di lapangan mengungkap bahwa YSI mendapatkan pasokan sabu tersebut dari seorang pria berinisial A. Saat ini, pemasok jaringan tersebut telah masuk dalam daftar pencarian dan pengejaran petugas kepolisian.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta melalui Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, SH MH memastikan penyisiran semacam ini akan terus digencarkan untuk menekan angka kriminalitas dan peredaran narkoba.
"Kegiatan penyisiran dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dan jajarannya dalam memberantas peredaran narkotika di Pekanbaru. Termasuk di kawasan yang selama ini kita kenal sangat rawan peredaran narkoba," tegas Noki.
Peran aktif dan keberanian masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari pengaruh buruk narkotika. Kepolisian berharap sinergi ini terus terbangun kuat demi melindungi generasi muda.
"Kami mengapresiasi respons dan kepedulian masyarakat dalam memberikan informasi terhadap penyalahgunaan narkoba di Pekanbaru," tutupnya. ***