SELATPANJANG, GORIAU.COM - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti beberapa waktu lalu mengunjungi SMK 1 di Kota Bogor Jawa Barat. Hasil kunjungan ini, Komisi III tertarik dengan program Adiwiyata yang diterapkan oleh SMK 1 Kota Bogor.

Menurut Kasubbag Persidangan DPRD Kepulauan Meranti sekaligus PPTK Studi Banding (Stuban) Syaiful Ikram, kepada wartawan beberapa waktu lalu mengatakan pada tanggal 7 sampai 10 Mei 2014 lalu mereka mengunjungi SMK 1 Kota Bogor untuk melihat program Adiwiyata di sekolah tersebut.Hanya saja waktu itu kata Syaiful pula, kunjungan Komisi III ini tidak melibatkan Dinas Pendidik dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti. Sedikit disayangkan kata Syaiful karena program ini sifatnya berkesinambungan, sedangkan yang menerapkan program itu (Disdikbud Meranti, red) tidak ada."Peran DPRD hanya sebatas menyetujui anggaran. Seharusnya yang masukkan anggaran itu pemda (disdik, red). Kita selaku pendamping mempertanyakan itu," kata Syaiful.Untuk program Adiwiyata ini tambah Syaiful, BLH hanya sebagai pendamping, karna program itu program Disdik yang dibagi dalam 2 hal, yaitu kurikulum dan lingkungan hidup."Makanya bogor memasukkan salah satu kurikulum muatan lokal ya lingkungan hidup. Apapun pelajarannya dikaitkan dengan lingkungan hidup. Misal membuat kubus untuk pelajaran MTK, ujung-ujungnya siswa harus membuat tong sampah dengan ilmu membuat kubus itu," ujar Syaiful lagi.Syaiful juga menjelaskan, di SMK 1 Bogor itu, limbah atau sampah baik sisa makanan maupun sampah lain tidak ada yang terbuang sia-sia. Misal dijadikan pupuk, atau pangan untuk ikan dari sisa bakso yang dijual di sekolah itu. SMK 1 Bogor ini sangat mampu mengolah hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan hidup di sekolah itu. Kegiatan ini pula ditunjang oleh Pemerinta Kotanya, dimana Rp1.6 Triliun dianggarkan untuk Disdik, atau senilai 30 persen lebih dari total APBD mereka."Mereka melakukan sharing dana antara disdik, pertanian, BLH dan SKPD terkait," kata Syaiful sewaktu menemui wartawan beberapa waktu lalu itu.Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Meranti, Emiratna atau yang akrab dipanggil Nanak, ketika ditemui di Selatpanjang, Senin (12/5/2014) siang mengatakan meraka (Komisi III, red) akan menyampaikan apa yang telah mereka lihat di SMK 1 Bogor itu ke Disdikbud Kepulauan Meranti. Nanak juga berharap untuk kedepannya harus SKPD atau Pemda yang merupakan barisan terdepan mengunjungi dengan membawa pihak legislatif."Program itu bagus. Nanti kita sampaikan ke dinas apa yang telah kita dapatkan kemarin. Untuk kedepannya kita berharap kalau kunjungan serupa harusnya SKPD terkait karena merekalah yang akan menerapkan konsep itu," ujar Politisi Hanura Meranti itu.(zal)