TELUKKUANTAN - Wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau sangat luas. Karenanya, beberapa pelayanan sangat rentan terganggu. Seperti halnya pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Telukkuantan.

Dimana, sejak tiga minggu terakhir tidak bisa memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat yang berada di kecamatan terluar juga mengeluhkan jauhnya RSUD untuk berobat.

Terganggunya pelayanan rumah sakit juga menjadi sorotan tokoh-tokoh masyarakat, karena cakupan wilayahnya terlalu luas.

Menurut H. Nayarlis, pelayanan kepada masyarakat akan lebih maksimal jika jaraknya tidak terlalu jauh. "Karena itu, perlu ada otonom baru di Kuansing ini."

"Pemekaran ini tujuannya untuk memangkas jarak administrasi. Selain itu, juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakatnya," ujar Nayarlis kepada GoRiau.com, Rabu (30/3/2016) sore di Telukkuantan.

Dikatakannya, sangat banyak keuntungan yang akan diperoleh dari pemekaran suatu wilayah. "Keuntungannya berlipat ganda malahan."

"Untuk itu, saya sangat mendukung pemekaran wilayah baru di hilir ini. Mudah-mudahan terealisasi dalam waktu dekat," tambah Nayarlis.

Ia pun bercerita mengenai perjuangan mendirikan Kuansing. Dimana, ada sebagian dari masyarakat yang menolak dengan berbagai alasan dan rasa pesimistis. "Kenyataannya sekarang kita maju. Kuansing berkembang."

"Saya tak yakin Kuansing bisa seperti ini, kalau seandainya masih bersama Inhu. Sejarah pendirian Kuansing bisa menjadi referensi kita dalam memekarkan wilayah hilir," tutur Nayarlis.***