PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Warga RT 1 RW 5 Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, keluhkan asap hasil dari pembakaran aktifitas PT Sinar Subur Alumunium (SSA) yang berada di tengah pemukiman penduduk. Pasalnya, asap hasil dari pembakaran aktifitas pabrik mengeluarkan bau sangat menyengat.

"Pabrik itu melakukan pengolahan alumunium dan barang bekas plastik. Setiap hari melakukan aktifitas pembakaran dan peleburan,"terang salah seorang warga setempat yang enggan ditulis namanya, Minggu (11/5/2014).

Dikatakanya, pabrik yang sudah berdiri sejak tahun 2006 lalu, menampung barang dari para penampung barang bekas. Pabrik yang terletak di jalan Poros Langgam KM 5 itu berfungsi sebagai pengelolaan barang bekas rumah tangga berupa plastik dan alumunium.

"Kami khawatir akan berdampak burug bagi kesehatan warga, sebab limbah yang dikeluarkan oleh pabrik tersebut kabarnya belum mendapatkan lisensi dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pelalawan,"katanya.

Selain itu tambahnya, perusahaan yang lokasinya tersembunyi itu tak mengantongi izin terkait operasional pengelolaan alumunium dan plastik dari instansi terkait.(rkn)